Pembuatan KTP Tersendat “Blanko Habis”

Kota, Korsum.
Bagi masyarakat Sumedang yang merasa akan membuat e-KTP jangan berharap bisa selesai beberapa hari, bahkan lebih jauhnya membuat e-KTP akan berbulan bulan, pasalnya, stok blanko e-KTP di Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang beberapa hari kemarin stok blanko sudah habis alias tidak ada, stok kosong.
Dikonfirmasi Korsum Jumat (24/6) Jeje dari Surian merasa kesal karena dirinya sudah berangkat jauh jauh untuk membuat KTP, pada kenyataannya KTP tersebut tidak bisa diproses, malah diberikan surat lembaran.
Cik atuh wawarkeun gera, lain nyiksa kieu, indit ti subuh beres sahur, pas datang ka dieu, teu bisa nyieun KTP alasan na stok na beak, meni asa kacida, wawarkeun gera, meren urang sumedang mah dareukeut kabeh, pan abdi teh di Surian, jauh jauh ngan ukur menang kertas kieu (Surat keterangan), acan ongkos jeung waktu, mun katingalina blanko rek beak teh gancang gancang bejaan ka setiap desa da teu hese jaman kiwari mah atuh, make telepon make sms ge bisa, lain kalah nyiksa kieu ka masyarakat teh,” kesal Jeje dengan logat sundanya yang kental.
Dibenarkan oleh Kepala Bidang Pelayanan KTP Arifin saat dikonfimarsi Korsum Jumat (24/6) diruang kerjanya mengatakan bahwa blanko e-KTP saat ini sedang kosong, jadi untuk sementara bagi masyarakat tidak bisa membaut e-KTP , dan hal ini, bukan hanya untuk Kabupaten Sumedang saja, melainkan Dibeberapa Kabupaten pun sama.
“ Ya betul, blanko e-KTP habis, dan menurut temen temen di Kabupaten Subang dan Kabupaten Majalengka katanya blanko tersebut adanya lagi nanti pada bulan Agustus, dan kejadian ini seluruh Indonesia, ya semuanya bagi masyarakat menunggu saja, karena blanko tidak bisa di cetak oleh Kabupaten Sumedang melainkan di cetaknya oleh pusat yakni Mendagri,” pungkasnya.**[Dady].
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar