Disdikbud Kembalikan Dana BOP PAUD ke BPKA



Kota, Korsum
Para pengelola pendidikan anak usia dini (PAUD) harus bersabar, pasalnya dana bantuan operasional pendidikan (BOP) yang sudah masuk ke rekening Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sumedang yang sudah siap ditransfer ke rekening masing-masing TK dan PAUD, ternyata harus dikembalikan ke rekening Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Sumedang, sehubungan ada kekeliruan.
Hal itu, seperti yang dikatakan Kasi PAUD Mamat Rohimat. Jumat (22/7), di ruang kerjanya. Menurut mamat, dana BOP belum bisa dicairkan ke PAUD, karena harus dikembalikan dulu ke rekening BPKA terlebih dahulu, sebab dana BOP yang kadung sudah masuk ke rekening disdikbud itu waktu itu belum ada juklak dan juknisnya. Dan ternyata menurut juklak dan juknisnya, disdikbud hanya mentransfer ke TK Negeri saja, sedangkan untuk lembaga swasta langsung dari rekening BPKA.
Dengan demikian, kata Mamat, terjadi pergeseran anggaran yang harus menunggu rapat pengesahan dari DPRD. “Pada bulan Juli ini menurut informasi dari salah seorang dewan, akan dilaksanakan rapat pengesahan penyaluran BOP,” sebutnya.
Mamat berharap, para pengelola TK dan PAUD baik negeri maupun lembaga swasta untuk bersabar. “Mudah-mudahan, secepatnya BOP bisa terealisasi, karena pengajuan dari masing-masing PAUD sudah tidak ada perubahan lagi,” terangnya.
Termasuk soal besaran setiap PAUD yang akan menerima sesuai aturan yang berlaku tetap sama, yakni Rp. 600 ribu persiswa dan maksimal 60 siswa per PAUD. “PAUD yang mempunyai siswa lebih dari 60 lebihnya tidak dihitung, yang dihitung yang 60 saja,” pungkasnya.**[Suherly]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar