Adira Finance Akan Tuntut Balik Ditanggapi Dingin Pihak Riawati

Kota, Korsum
Seperti yang telah diberitakan di koran ini pada edisi sebelumnya, terkait dengan kekecewaan Riawati terhadap Adira Finance, yang menyebabkan BPKB kendaraannya hilang diambil orang lain. Pada saat itu, pihak Adira mengatakan, bahwa akan menuntut balik dengan tuduhan pencemaran nama baik. Hal itu, tentunya ditanggapi pula oleh pihak Riawati.
Riawati yang diwakili H. Ecek Karyana selaku Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Barokah Bakti, mengatakan, kalau pihak Adira mau menuntut balik, silahkan saja, itu hak mereka, walaupun kasus ini belum jelas siapa yang benar dan siapa yang salahnya. Bahkan, pihak kepolisian masih melakukan penelitian dan mencari bukti-bukti yang jelas untuk tahapan berikutnya. “Justru yang berhak menuntut itu, yang benar-benar sudah dirugikan,” kata H. Ecek.
H. Ecek menyebutkan, Adira telah melakukan kecerobohan dengan memberikan BPKB kesembarang orang, sehingga merugikan pihak lain. Disitu ada dugaan pemalsuan tanda tangan, karena Riawati merasa tidak mengenal orang yang mengambilnya. “Kami paham Adira itu merupakan perusahaan besar dan pasti yang diatasnya pun merupakan orang-orang kuat, tentunya sangat bisa melakukan hal itu (nuntut balik),” sebutnya.
Di tempat terpisah, Kapolsek Rancakalong, AKP Supriadi, ketika dikonfirmasi Korsum di ruang kerjanya, Kamis (25/8), mengatakan, kasus ini sedang dalam proses, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk digelar nanti di Polres Sumedang.
“Kami tidak bisa menduga-duga supaya tidak salah. Memang dalam kasus ini ada dugaan tanda tangan palsu, tapi ini harus dilakukan penelitian, nanti juga kalau benar ini palsu pasti ada perbedaan, tetapi menurut pihak Adira yang datang pada hari Rabu itu, katanya saat pengambilan BPKB tersebut dilampiri dengan KTP asli,” sebutnya.**[Asep Nandang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar