BPMU Diundur Sekolah Swasta Banyak Yang Menunggak Honor Guru

Kota, Korsum
Walau pendapatan uang honor mengajar itu kecil, tapi bagi guru-guru honorer swasta pencairannya sangat dinantikan karena uang honor tersebut tiap bulannya sudah diajangkan untuk keperluan mencicil utang membiayai anaknya sekolah atau keperluan lainnya yang dananya dari honor tersebut.
Melalui telepon selulernya, Jumat (19/8), Kepala SMK Patriot, Firman, mengatakan, keadaan sekolah swasta yang menunggak honor guru terutama sekolah swasta yang masih kecil hampir semuanya termasuk sekolah yang dipimpinnya baru dapat mencicil honor bulan Juli. “Memang sudah banyak sekolah yang menunggak honor karena tidak tepatnya pencairan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dari provinsi,” sebutnya.
Mungkin untuk sekolah yang dipimpin Firman masih tidak seberapa, tapi ada sekolah-sekolah lain yang tunggakannya sudah 3 bulan membuat guru selalu berharap segera adanya pembayaran honor tersebut malah diantara guru ada yang sudah berani lantang menanyakan ke TU. “Geus aya honor teh?,” tanyanya.
Ketika dikonfimasi ke Kasi Kesiswaan yang sedang menyaksikan pertandingan sepak bola antara kesebelasan disdikbud vs kesebelasan PLN Jumat (19/8), Dede Subarna, mengatakan, keterlambatan BPMU memang dari provinsinya dengan alasan dananya dipergunakan dulu ke persiapan PON.
“Administrasi dari kabupaten sudah disampaikan ke provinsi namun orang provinsi bilang dananya dipergunakan dulu membiayai pond an kemungkinan bisa cair bulan september. Namun kebiasaan banyak perkiraan maupun janji yang tidak tepat selalu diundur ini juga tidak menutup kemungkinan yang harusnya cair bulan juli dan dijanjikan bulan September akan mundur ke Oktober,” sebut Dede.
Memang ada beberapa sekolah yang dapat mengatasi pembayaran honor itu karena ada usaha dari kepala sekolah dan yayasan yang member dana talang malah ada sekolah yang langsung dibantu oleh yayasan seperti SMK YPSA yang dikonfirmasi Jumat (19/8), Erpi Rahman, yang menjabat sebagai pengelola keuangan di ruang kerjanya mengatakan, bahwa sekolahnya sudah membayar penuh karena dibantu oleh yayasan.
“Alhamdulillah honor semua guru sudah terpenuhi boleh ditanyakan kepada mereka keuangannya dibantu oleh yayasan, karena kami komitmen terhadap ucapan Almarhum H. Endang Sukandar untuk melaksanakan sekolah gratis tanpa ekses. Untuk siswa yang tidak mampu pulang pergi ke sekolah karena berat diongkos, bagi mereka sengaja disiapkan tempat untuk menginap,” terangnya.

Sedangkan SMA PGRI Situraja untuk mengatasinya guru diberi pinjaman untuk keperluan ongkos seperti yang dikatakan kepala sekolahnya, Miming Karmilah, di ruang kerjanya. “Untuk menghindari kekecewaan guru dan supaya KBM tetap berjalan, maka kepada bendahara dipesankan untuk mengutamakan memberi pinjaman bon honor dengan menggunakan uang apa saja, karena saat ini ada uang seragam, uang keterampilan dan uang tunggakan yang sehari-harinya Alhamdulillah ada saja yang masuk,” akunya.**[Suherly]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar