PDAM Benahi Manajemen dan Kinerja


Kota, Korsum
 Saat ini, PDAM menerapkan pembayaran berbasis online sebagai upaya peningkatan pelayanan secara prima yang bertujuan memudahkan pelanggan bayar tagihan rekening air disetiap loket  yang sudah disediakan atau PPOB (Payment Point Online Bank), kantor pos dan giro, Indomart, Alfamart serta penerapan loket keliling mobile online menggunakan kendaraan.
Dalam kepemimpinannya, Direktur PDAM Tirta Medal Kabupaten Sumedang H. Tatang Hidayat terus melakukan upaya dalam mempersiapkan rencana strateginya. Tidak hanya meningkatkan kinerja, tapi juga meningkatkan ketersediaan sistem air baku secara optimalisasi dalam pengelolaan air baku yang saat ini tersedia melalui up-grading maupun up-rating instalasi pekerjaan.
“Dalam manajemen PDAM juga mengembang SDM diantaranya, pengadakan pelatihan di bidang administrasi dan teknik, menjalin kerjasama dengan sekolah tinggi untuk meningkatan mutu pendidikan, peningkatan penempatan SDM yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan. Memberikan insentif dan disinsentif yang berbasis kompetensi kerja,” kata H. Tatang Hidayat, di ruang kerjanya, Jumat (19/8).
Adapun kontrak kinerja yang diberlakukan antara lain disesuaikan dengan nilai-nilai yang dihitung BPKP dalam menilai kinerja PDAM Tirta Medal Kabupaten Sumedang dari aspek keuangan, operasional dan manajemen, antara lain laba atau pendapatan perusahaan, Efisiensi penagihan, penurunan kehilangan air, penurunan keluhan pelanggan, kemampuan mengevaluasi kondisi eksisting SPAM, training for trainer bahkan mengayomi, membina dan melimdungi. 
Dana pembiayaan dari APBN Sumber Daya Air melalui bantuan program. “Tentu dengan syarat adanya Detail Engineering Design (DED). Bahkan optimalisasi dalam penggunaan bahan kimia dengan melakukan jar test dan pemasangan alat ukur debit air baku secara terpantau dan akurat,” jelasnya.
Disamping itu, pengembangan melalui penambahan kapasitas produksi dengan membangun SPAM baru di green area baik di kota maupun di kecamatan yang saat belum dimiliki. Potensi air baku sebagai sumber air diantaranya sungai maupun pembuatan sumur dalam.
Wilayah yang diutamakan mempunyai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tinggi dan rawan air, dalam upaya memperbesar pendapatan diantaranya Kawasan Jatinangor, Tanjungsari, Cimanggung yang berada di Kawasan Strategi Nasional Metro Bandung Area.
“Di Kawasan Waduk Jatigede sebagai wilayah wisata. Jatinunggal, Wado dan kecamatan Darmaraja dengan masing-masing 50 Ipd. Kawasan Aerocity di kecamatan Ujungjaya dari Waduk Jatiggede 375 Ipd. Kawasan Metro Bandung Area 378 Ipd dari bendungan Cigondok-Cisumengka di Jatinangor,” sebutnya.
Adapun dana pembiayaan dari APBN SDA, APBN Cipta Karya, ABPD 1 dan ABPD 2. Selain itu, prioritas untuk IKK yang dapat SPAM dengan pertimbangan potensi setempat. Bahkan pengadaan sumur dalam untuk optimalisasi SPAM dengan dana pembiayaan dari APBD 1 dan APBD 2.
PDAM juga memasang strategi dalam perbaikan catchment area yakni melalui program idle capatity jika air baku menurun dan lebih kecil dari kapasitas terpasang, dilakukan reboisasi dilaksanakan dengan pihak kedua untuk pengadaan bibit dan pemeliharaannya, antara lain Dishut, Balai Tanaman Keras, BLH, KSDA yang didanai APBN sesuai PP no.16 tahun 2005 tentang Sistem Penyedian Air Minum Bahwa kewajiban air baku merupakan tanggungjawab pemerintah pusat dan daerah.
Distribusi

Disamping itu, lanjut Tatang, optimalisasi dalam pemerataan distribusi air ke lapangan dengan perhitungan besar-panjang pipa (Hidrolik) dan pengesetan valve serta pengesetan fitkran agar aliran ke konsumen minimal memenuhi kewajiban pokok 10 m3/SL, berdasarkan analisa kondisi eksisting mampu 15 m3/SL.
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar