Pembayaran Pembebasan 23 sekolah SD/SMP Masih Misteri

Kota, Korsum
Masih simpang siurnya soal pembayaran pembebasan sekolah SD/SMP sebanyak 23 sekolah di tiga kecamatan yakni Kecamatan Wado SD Pasirmasigit, SD Buahngariung 1 dan 2, SD Bojongsalam, SD Sundulan, SD Cisurat, SD Sukamulya dan SMP Wado, sementara di Kecamatan Darmaraja yaitu SD Jatibungur, Cisema, Sukahaji, Cipaku, Sadang, Tanjung wangi, Betok, Kebon kopi, Cisema di Pakualam, Leuwihideung, Marongpong, SMP 2 Darmaraja, serta di Kecamatan Jatigede SD Cidadap, Cadas ngampar, dan SD Jemah.
Dari 23 SD/SMP itu, semua kalangan masih mempertanyakan kapan pembayarannya dilakukan? Dan berapa besaran pembayarannya itu? kalaupun dihitung dengan nilai harga sekarang dimungkinkan bisa mencapai puluhan milyar, sementara, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang melalui UPTD Pendidikan Darmaraja sama halnya tidak mengetahuinya.
“Ketika saya menjadi kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Wado sebelum ke UPTD Darmaraja saat ini, permasalahan 23 SD/SMP tersebut pembebasannya kami tidak mengetahuinya, kapan pembebasannya?, bahkan berapa nilai pembebasannya, sama sekali kami tidak mengetahuinya, jangankan nilai pembebasannya, catatan dikami pun tidak ada, baik waktu itu masih menjabat di UPTD Wado sampai sekarangpun di UPTD Darmaraja pun tidak ada catatan nya, yang ada kami hanya membantu proses pemindahahnya saja,” kata Kepala UPTD Darmaraja Amir, saat dikonfirmasi Korsum Jumat (30/7), melalui telepon genggamnya.
Sama halnya apa yang dikatakan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumedang Unep Hidayat, bahwa pihaknya (Disdikbud) tidak mengetahuinya bahkan mempertanyakan.
“Soal 23 sekolah tersebut masalah penggantiannya kapan dan berapanya kami tidak mengetahuinya, kejadiannya kapan?, dari 23 sekolah yang sudah digenang, otomatis harus ada pengganti sekolah yang baru, kami berupaya keras bagaimana cara yang terpenting bisa terbangun sekolah, dari dua kecamatan Wado dan Darmaraja menjadi 8 sekolah SD,” jelas Kabid Dikdas saat dikonfirmasi Korsum, Jumat (29/7), di ruang kerjanya.
Dikatakan Unep, enam SD yang baru tersebut diantaranya di Kecamatan Wado SD Pasirmasigit, Buahngariung 1 dan 2, Bojongsalam, Sundulan dan SD Cisurat, sementara, di Kecamatan Darmaraja menjadi dua SD, SD Jaribungur dan SD Cisema, ke delapan SD tersebut menggunakan anggaran dari bantuan provinsi.
Ditemui Kepala Bagian Pengelolaan Barang Daerah pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang Engkos Kosmala mengatakan, permasalahan sekolah sebanyak 23 sekolah SD/SMP tersebut dipihaknya sama sekali tidak ada catatanya, tidak ada satupun berkas dari instansi terkait yang emberikan keterangan.
“Intinya kami tidak mengetahuinya, bicara penghapusan tersebut berdasarkan usulan dan data, sementara dua hal tersebut tidak ada dikami, mau penghapusan bagaimana?,” pungkas Engkos.

Sementara, pembayaran itu masih dianggap misteri, dari semua informasi yang korsum himpun pembayaran pembebasan 23 SD/SMP dimulai pada tahun 1982 sampai dengan 1996/1997**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar