Pemkab Sumedang Bakal Kehilangan Akper

Kota, Korsum
Akademi Keperawatan Pemda Sumedang, harus dilepas ke pihak lain, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, pemerintah Kabupaten Sumedang harus rela melepas Akademi Keperawatan (Akper) Sumedang yang dibentuk melalui Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2001 tentang Pembentukan Lembaga Teknis Daerah Akademi Keperawatan Kabupaten Sumedang.
Menurut Asisten Pemerintahan Setda Sumedang, Agus Sukandar, nantinya Akper yang masuk dalam SOTK Pemkab Sumedang melalui Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Akademi Keperawatan Kabupaten Sumedang, bukan lagi milik Pemkab Sumedang. Akper bisa berupa yayasan, dilepas ke swasta atau dimerger dengan sekolah lain.
“Tapi tampaknya Akper bakal dimerger dengan Universitas Pendidikkan Indonesia (UPI) karena di Sumedang kan ada kampus UPI yang lebih dekat, sehingga Akper nanti menjadi bagian dari UPI. Sebelumnya, Akper juga pernah ditawarkan ke Universitas Pajajaran (Unpad) di Jatinangor. Tapi tawaran itu ditolak karena Unpad sudah memiliki Akper,” kata Agus di sela-sela Pawai Rakyat memeriahkan HUT RI ke-71, Kamis (18/8) di Alun-alun Sumedang.
Agus menyebutkan, saat ini pemerintah dan DPRD Sumedang sedang membahas rencana merger Akper dengan UPI. Termasuk juga membahas soal aset Akper yang merupakan aset daerah milik Pemkab Sumedang.

“Karena Akper itu milik Pemkab Sumedang yang dibentuk melalui Perda Sumedang, maka seluruh aset Akper mulai dari tanah dan bangunan sampai dengan sarana dan prasarananya menjadi aset daerah Pemkab Sumedang,” pungkasnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar