Putusan MA atas PK Ade Irawan Tetap Dinyatakan Bersalah

Kota, Korsum
Seperti telah diberitakan di Koran ini edisi sebelumnya, soal rumor yang berkembang Ade Irawan mantan Bupati Sumedang atas Peninjauan Kembali (PK) yang dimohonkan kepada Mahkamah Agung (MA) atas kasusnya, dibebaskan murni dari segala jeratan hukum yang dialaminya, sehingga, Ade Irawan mendapatkan pemulihan hak dan harkat martabatnya dikembalikan.
Namun, dalam putusan MA yang didapat Korsum, yang pada intinya Ade Irawan tetap dinyatakan bersalah namun mendapatkan pengurangan kurungan penjara dari dua tahun menjadi satu tahun.
Dalam perkara No 55 PK/Pid.sus/2016, dengan terdakwa Drs. H. Ade Irawan, M.Si bahwa amar putusannya menyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwaan oleh penuntut umum dalam dakwaan pertama, membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan pertama serta telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tindak pidana korupsi secara bersama sama dan berlanjut.
Menjatuhkan kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama satu (1) tahun dengan denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan, dan menetapkan lamanya terdakwa berada dalam tahanan sebelum putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, seperti dikutip dari Putusan MA di website MA.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Bagian Hukum pada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal, membenarkan sesuai informasi yang pihaknya terima.
“Dengan adanya upaya hukum luar biasa yang dilakukan pak Ade Irawan, bahwa hal tersebut harus dihormati oleh semua pihak, dan bagaimanapun pak Ade Irawan mempunyai sejarah dengan Pemerintahan Kabupaten Sumedang, sebagaimana visi dan misi beliau dengan alm.H. Endang Sukandar dengan “Senyum manisnya” yang harus direalisasikan,” ujarnya, saat dikonfimasi Korsum, Jumat (26/8), melalui telepon genggamnya.
Sementara Asep Kurnia Ketua KPU Sumedang, yang secara personal berpendapat atas putusan Mahkamah Agung soal PK-nya Ade Irawan, bahwa dalam kondisi seperti ini, pak Eka Setiawan telah resmi jadi Bupati Sumedang dan legalitasnya pun jelas.
“Sepanjang SK bupatinya pak Eka tidak dipersoalkan secara hukum artinya tidak ada masalah atau yang mempersoalkan?, posisi bupati saat ini dia (Eka Setiawan) memilki kekuatan hukum karena menjadi bupati dengan SK Mendagri, secara yuridis bisa dipertanggung jawabkan, kalau pun ada yang mempersoalkan itu bisa siapa saja termasuk pak Ade Irawan,” katanya.
Lebih jauh Asep mengatakan, bahwa menurut informasi yang merebak bebas murni tersebut itu akan beda lagi persoalannya, bahwa hak serta harkat martabatnya dikembalikan itu tidak serta merta langsung menduduki kembali jadi bupati karena kedudukan bupati sudah ada yang sah secara hukum.
“Apabila putusan MA tersebut mengatakan bukan bebas murni tapi bebas karena sudah ada putusan bersalah, maka tidak bisa lagi kembali kedudukan semula, lalu bisa kah mempersoalkan kedudukan yang sekarang pak Eka jadi bupati?, ttu bisa dilakukan namun tidak untuk menduduki jabatan itu (bupati), karena sudah dinyatakan bersalah dan inkrah,” jelasnya.
Sama halnya apa yang disampaikan Nandang Suherman sebagai Pemerhati kebijakan publik, bahwa Ade Irawan tidak bisa lagi menduduki jadi bupati karena putusan MA-nya dinyatakan bersalah dan vonis satu tahun, dan sekarang masa tahanan tersebut sudah selesai.

“Jadi, dia (Ade Irawan) dinyatakan tetap bersalah, dengan pengurangan hukuman, jadi tidak ada novum baru yang mengidentifikasikan bahwa ia (Ade Irawan) tidak korup, jadi dia tidak bisa hak dan harkat martabatnya dikembalikan karena dinyatakan bersalah dan menjalani hukuman selama satu tahu itupun pengurangan masa tahanan satu tahun yang awalnya masa tahanannya dua tahun, dan seandainya kalau bebas murni artinya Ade Irawan bisa menuntut,” pungkasnya.**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar