Rumor Atas Putusan MA Ade Irawan Dinyatakan Bebas Murni

Kota, Korsum
Tersiar kabar bahwa Ade Irawan Mantan Bupati Sumedang dinyatakan bebas murni oleh Mahkamah Agung terkait dengan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus yang dialaminya. Atas hal tersebut, secara aturan bagi pelaku Tipikor, akan dikembalikan atas hak haknya, dan akan dibersihkan nama baiknya.
“Soal putusan MA Ade Irawan, informasi yang berkembang memang seperti itu, konfirmasi yang pertama, nanti Pengadilan Tipikor atau yang bersangkutan pak mantan bupati Ade Irawan, secara administrasi tentu kondisi seperti ini diatur dalam undang-undang, dan putusan MA-nya betul seperti itu, jadi perlu pelaksanaan undang undang secara konsekwen,” jelas Ketua KPU Sumedang, Asep Kurnia, saat dikonfimasi Korsum, Rabu (17/8), usai jelang pelaksanaan upacara pengibaran bendera HUT RI ke-71, di alun alun Sumedang.
Bagaimana sebuah daerah sudah terpilih bupatinya, kata Asep, dan sudah ditetapkan bupatinya, dan bupati yang sudah diputus, dinyatakan tidak bersalah karena hasil PK-nya dikabulkan MA, menurut informasinya seperti itu.
“Secara Undang-undang atau aturan, apakah untuk masalah seperti itu, yang bersangkutan bisa menduduki lagi bupati?, sementara, bupati yang baru Eka Setiawan sudah sah dilantik beberapa waktu lalu, kalau memang keputusan MA itu benar atau PK-nya pak Ade Irawan, tentunya akan dikembalikan dan dipulihkan harkat dan martabatnya, secara administrasi Negara kan butuh proses,” katanya.
Dikatakan Asep, dalam aturan perda, tentunya tidak serta merta, di undang-undang sudah tegas menyebutkan, kalau kemudian sudah diisi, maka kembali ke posisi semula, kecuali, tentu sedang berproses soal pangajuan bupatinya, tapi ini kan tidak, bupati sudah sah dilantik.
“Bagaimana penanganan administrasi, masalah ini menteri dalam negeri harus mampu menjelaskan kepada pemerintah dan masyarakat Sumedang, soal apak pak Ade akan menggugat, itu bisa saja, karena menggugat secara hukum itu hak semua warga, seandainya benar putusan MA atas PK-nya bebas murni,” ucapnya.
Dikatakan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang, Dudi Supardi, membenarkan adanya informasi yang berkembang atas putusan MA dengan dikabulkanya PK tersebut.
“Informasi memang seperti itu, tapi bukti fisiknya, saya belum melihatnya, seandainya keputusan MA atas PK-nya itu benar dan dibuktikan dengan suratnya bebas murni, dikembalikan jadi bupati kembali, itu belum tentu, masalahnya sudah ada keputusan bupati yang baru, dan keputusan tersebut bukan Pemda Sumedang yang membuat, maka dari itu, pak Ade bisa membuat gugatan ke pusat dan provinsi,” katanya, saat dikonfirmasi Korsum, Kamis (18/8), melalui pesawat telepon.     
Dikonfirmasi Korsum, Kamis (18/8), Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Ujang Sutisna, mengatakan, pihaknya belum menerima berkas atau bentuk surat tembusan soal putusan MA atas PK-nya Ade Irawan dibebaskan murni.
“Kalau benar putusan itu, ya Alhamdullilah, bisa dipulihkan harkat dan martabatnya, soal bisa dikembalikan jadi bupati atau tidaknya, tanyakan saja kepada mendagri bisa tidaknya jadi bupati, kalau menurut saya, yang jadi bupati saat ini adalah pak Eka setiawan, kalau hak pak Ade itu dikembalikan berarti harus ada proses kembali, dan itu tidak bisa, dan sekarang adalah bupati sumedang pak Eka Setiawan, PK yang dilakukan Ade Irawan itu untuk kepentingan apa?, dan itu untuk kepentingan sendiri bukan untuk kepentingan Pemerintah Kabupaten Sumedang dan tidak terkait dengan pemerintahan,” pungkasnya.**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar