Soal Mutasi dan Rotasi Jabatan Dudi : Mutasi Rotasi Jabatan Tergantung Keputusan KASN

Kota, Korsum
Merebak isu santer bahwa tidak akan lama lagi Bupati Eka Setiawan akan meresaffle atau memutasikan serta merotasikan stafnya, atas isu tersebut, tidak sedikit pejabat yang mencuri perhatian Bupati Eka Setiawan dengan modus ingin menduduki jabatan yang dinilai jabatan basah, sebagian pejabat lainnya merasa resah dari mulai esselon IV B sampai Esselon II A, diperkuat lagi bahwa ada enam pejabat esselon II A yang masih tetap menduduki jabatannya sementara yang lainnya dirotasi.
Menangapi hal tersebut, Ketua Komisi A pada DPRD Kabupaten Sumedang, Dudi Supardi, berpendapat mutasi dan rotasi yang menjadi hak prerogratif bupati tidak serta merta bisa dilakukan, karena mutasi dan rotasi untuk aturan saat ini, Bupati Eka Setiawan harus menunggu persetujuan dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Didalam undang undang saat ini, bahwa rotasi dan mutasi itu harus ada persetujuan dari KASN, harus ada persetujuan dari KASN, kalaupun tidak disetujui maka rotasi dan mutasi tersebut tidak bisa dilakukan, atas hal ini, buktinya bupati telah mengirimkan surat lewat bagian umum yang diteruskan ke KASN, kemudian ada jawaban dari KASN, jawabannya ditolak dengan alasan harus dibentuk panitia,” tegas Ketua Komisi A, saat dikonfirmasi Korsum, Kamis (28/7), selepas mendonorkan darahnya di PMI Sumedang.
Selain panitia yang dibentuk, kata Dudi, harus dipersiapkan segala sesuatunya, salah satu kriterianya harus ada penilian dan mutasi dan rotasi yang dilakukan harus didasari dengan alasan yang kuat, maka dari itu surat dari bupati kepada KASN di tolak.
“Setelah itu, bupati pun mengirimkan surat mutasi dan rotasi kembali yang suratnya dibuatkan oleh BKPP kabupaten Sumedang, dengan isi surat nya dilengkapi apa yang menjadi criteria dan persyratan yang dikeluarkan oleh KASN, alhasil surat bupati kepada KASN sampai sekarang belum ada jawaban, dan seandainya kalau KASN menyetujui maka segera membentuk panitia seleksi, soal isu bahwa bulan Agustus 2016 akan dilaksakan mutasi dan rotasi itu belum bisa dipastikan dan dilakukan, karena tergantung dari keputusan KASN, sampai sekarang pun belum ada jawaban dari KASN,” jelasnya.
Masih kata Dudi, terkait jabatan yang kosong, bupati tidak seenaknya menempatkan orang sekehendaknya, karena jabatan kosong itu wajib open bedding, open bedding itu artinya terbuka, siapapun bisa melamar yang dibuka untuk umum bahkan dari luar Kabupaten Sumedang pun bisa melamar dan mengikuti uji kompetisi yang tentunya ada persyratan persyratan yang dipenuhi.
“Jadi kelihatannya yang namanya mutasi dan rotasi ini, tergantung pada KASN, KASN saya fikir akan kordinasi denga Mendagri Karena mengingat sebentar lagi akan dilaksakan SOTK baru, bisa jadi prediksi saya mutasi dan rotasi akan dilaksanakan pada tahun 2017 bersamaan dengan SOTK baru,”katanya.

Semenatara, Ketua Komisi A Dudi Supardi mengirimkan pesan melalui SMS kepada Korsum, Sabtu (30/7), bahwa untuk mutasi sudah ada persetujuan dari KASN, cuma untuk 11 jabatan eselon II paling lambat 15 Agustus surat tersebut akan turun dari KASN.**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar