Diusulkan ke DPRD, Opik Resmi Undur Diri

Kota, Korsum
Taufik Gunawansyah yang akrab dipanggil Kang Opik secara resmi mengundurkan diri sebagai Wakil ketua DPRD. Menyikapi hal itu, Fraksi Partai Golkar belum lama ini, Jumat (9/9), menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) semua anggota Fraksi Golkar di ruang Wakil Ketua DPRD. Bahkan, dalam rapat itu langsung dihadiri  Ketua DPD Golkar Sumedang, Sidik Jafar.
Pengunduran resmi Opik itu, disampaikan Ketua Fraksi Golkar Jajang heryana kepada koran ini usai rapat tersebut. Kata dia, pihaknya berharap ada hal yang lebih baik dilakukan Opik, bahkan yakin  dalam mengundurkan diri dari lembaga (DPRD), Opik ada garapan lebih penting ketimbang jadi wakil ketua DPRD.
“Beliau (Opik) resmi mengundurkan diri secara pribadi tertanggal 17 Agustus, sementara keputusan rapat ini bahwa surat pengunduran pak Opik  harus segera dilayangkan ke Sekretariat DPRD. Fraksi Golkar akan mengikuti mekanisme perundang-undangan, apa yang harus diproses selanjutnya,” tandasnya.
 Sebenarnya, sudah bukan kewenangan fraksi termasuk pengunduran Opik, tapi fraksi diperintahkan ketua partai bahwa surat pengunduran yang bersangkutan harus segera diproses, meskipun fraksi Golkar tidak tahu persis alasan pengunduran tersebut. Tapi mungkin lebih personal sehingga tidak bisa direka-reka.
Sementara untuk menggantinya sesuai perundang-undangan, KPU akan memberikan petunjuk dan meminta pengganti Opik ke partai, maka partai akan memproses. Namun menurut aturan, PAW itu berdasarkan rangking atau urutan suara terbanyak berikutnya.
“Pak Opik dari Dapil 6 untuk 2 kursi. Artinya suara terbanyak ke-3 di Dapil 6 yang akan menggantikan yakni H. Deden. Sehingga  jika prosesnya berjalan maka dipastikan pengganti posisi pak Opik itu H. Deden untuk mengisi sisa jabatan sekitar 2,5 tahun lagi. Sampai hari ini, tidak ada komunikasi dengan Opik, kemungkinan ada urusan yang lebih urgen di Jakarta,” sebutnya.
Ditempat yang sama Ketua DPD Partai Golkar Sidik Jafar menambahkan, Opik undur diri dari wakil Ketua DPRD  tidak menutup kemungkinan sebagai ancang-ancang pencalonannya ke Sumedang 1 di Pilkada mendatang, karena Opik itu kader terbaik Partai Golkar.
“Bagi saya, bila mekanisme survainya bagus, silahkan saja. Saya mah tidak berkeinginan maju ke Pilkada. Ngurus partai saja. Tapi saat ini,  jangan bicara soal PAW karena UU yang berlaku  menyatakan bahwa seseorang yang mengundurkan diri itu harus melalui mekanisme,” kata Sidik Jafar saat ditanya soal pengganti Opik.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Ahmad Kusnadi membenarkan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Wakil Ketua DPRD Taufik Gunawansyah melalui Ketua Fraksi Partai Golkar Jajang Eryana dan Ketua DP Golkar Sidik Jafar. Surat dari Opik itu, kata Ahmad, langsung disampaikan kepada Ketua DPRD.
“Betul saya sudah terima surat pengunduran pak Opik. Tapi saya belum tahu isi surat itu karena langsung diserang kepada pak ketua DPRD,” sebutnya.

Diakui Ketua DPRD, Irwansyah Putra, surat pengunduran Taufik Gunawasyah sudah diterima DPRD. Hanya saja saat ini, menurutnya, surat tersebut belum bisa diproses karena harus melalui pembahasan. “Saya bersama pimpinan DPRD lainnya akan membahas surat pengunduran pak Opik ini untuk menentukan langkah DPRD selanjutnya,” ujarnya singkat.**[yf saefudin/Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar