Kurang Perhatian, Rumah OTD di Cipondoh Nyaris Roboh

Jatinunggal, Korsum
Tiga rumah milik warga Orang Terkena Dampak (OTD) Waduk Jatigede, di relokasi Cipondoh, Desa Pawenang Kecamatan Jatinunggal nyaris roboh, kondisi tersebut dikarena struktur tanah di relokasi yang merupakan hasil pematangan lahan, sehingga dengan kondisi lahan yang labil mengakibatkan pondasi rumah di relokasi tidak kuat untuk menyangga bangunan rumah.
Seperti dikatakan oleh salah seorang pemilik rumah, Adang yang berasal dari Desa Padajaya Kecamatan Wado bahwa kondisi rumahnya tersebut sudah terjadi beberapa minggu setelah pembangunan rumahnya selesai, hal tersebut karena kondisi tanah waktu itu yang baru selesai pengurugan dan dirinya langsung dibangun. “Ya saya terpaksa membangun rumah ditanah yang waktu itu baru selesai diurug, saya terpaksa membangun karena rumah yang dulu sudah terendam,” tuturnya, kepada Korsum, Senin (29/8).
Adang juga mengaku dirinya tidak mampu untuk memperbaiki keadaan rumahnya tersebut yang nyaris ambruk, pasalnya keuangan yang tidak memungkin untuk memperbaikinya. “Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk makan sehari-hari saja saya kerepotan,” keluhnya.
Menurut Adang, beberapa waktu lalu ada bantuan berupa 120 bronjong, akan tetapi hanya berupa bronjong saja, tidak beserta dengan batunya dan warga tidak mampu untuk membeli batu. “Ada sih dulu bantuan 120 bronjong, tapi tidak beserta batunya, warga boro-boro beli batu untuk bronjong, untuk membangun rumahnya aja susah,” terangnya.
Pernyataan Adang tersebut diamini oleh istrinya Dedah, bahwa sekarang dirinya terpaksa tinggal dirumah yang nyaris roboh, dengan tembok yang ditopang oleh bambu, dirinya setiap hari waswas kalau tembok tersebut roboh yang tentunya mengancam keselamatannya.
Adang dan Dedah berharap, adanya bantuan dari pemerintah bagi dirinya dan beberapa warga yang kondisi rumahnya senasib.”Ya sekarang kita hanya berharap bantuan dari pemerintah, masa tega lihat warganya dengan kondisi seperti ini, kita begini karena mendukung program pemrintah, masa pemerintahnya tidak memperhatikan nasib OTD pasca pindah direlokasi,” harapnya.
Pantaun Korsum di relokasi Cipondoh, nyaris tidak diperhatikan oleh pemerintah, selain kondisi infrastruktur yang belum juga ada perbaikan, mata pencaharian warga OTD Cipondoh hanya mengandalkan hasil pancingan dan buruh tani.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar