PDAM Tingkatkan Kualitas SDM

Cimalaka, Korsum
Seperti tertuang dalam Visi Misi, Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Medal Sumedang, dalam rangka mengembangkan Swadaya Manusia (SDM), belum lama ini menggelar pelatihan administrasi dan teknik kepada 50 karyawan PDAM di gedung Hanjuang Hegar Kecamatan Cimalaka, Sabtu (27/8).
Meningkatkan pelayanan PDAM, salah satunya harus didukung SDM yang  profesional. Bahkan kegiatan ini merupakan salah satu langkah membangkitkan semangat kerja. “Setidaknya bagi yang sudah  berpengalaman akan terus meningkat lagi, bahkan dijadikan sebagai penambah wawasan pegawai,” kata H. Tatang Hidayat, Direktur PDAM Tirta Medal Sumedang,  disela-sela acara itu.
Diharapkan, dengan pelatihan peningkatan SDM ini, minimal PDAM ada dua mainset akan dirubah kedepan. Pertama, bagaimana mainset pelanggan yaitu hak dan kewajibanya yang sama. Kedua, mainset karyawan, dimana sebelumnya ketika penyampaikan pendapat tentu ada alasanya. Kedepan, PDAM tidak ingin hanya alasan, tapi sampaikan solusi terbaik ketika ada keluhan pelanggan.
Kabag Humas dan Hukum PDAM, Asmara Widaningsih menambahkan, pelatihan ini merupakan upaya meningkatan pelayanan dibidang (SDM) sebagai  realisasi visi dan misi Direktur PDAM. Disamping itu, kegiatan ini juga pelaksaan amanat pelaturan Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI nomor 10/PRT/M/2016 tentang pemberlakuan kompentensi kerja nasional Indonesia bidang kengelolaan air minum.
Disebutkan, pelatihan manajemen air minum berbasis kopentensi tingkat muda angkatan ke-62  di Lingkungan PDAM Tirta Medang  diikuiti sekitar 50 orang  karyawan  yang terdiri para kepala bagian, kepala cabang, kepala unit dan para Kepala Seksi.
Kegiatan ini lanjut Humas, diadakan oleh Yayasan YPTD PERPAMSI dan  dibuka langsung Rama Budhi ketua YPTD PERPAMSI. Disamping itu acara ini juga dihadari Para Dewan Pengawas PDAM. Sementara pelaksanaan kegiatan ini dimulai 27 hingga 31 Agustus.
“Secanggih apapun teknolagi saat ini, tidak ada artinya jika tidak didukung dengan SDM yang handal dan profesional. Kegiatan ini merupakan yang pertama untuk PDAM Sumedang, biasanya hanya kirimkan peserta ke balai Diklat di Jakarta dengan biaya cukup tinggi,” ujarnya.
Acungkan jempul apreasiasi bagi direktur sekarang. Sebab kata Aas, PDAM Sumedang mengundang langsung nara sumber ketempat sendiri. Terobosan ini, merupakan paket hemat karena lebih efesien dan efektif baik waktu maupun biaya. “Seperti disampaikan ketua YPTD PERPANSI bahwa PDAM Sumedang kedua setelah Bandung yang bisa menyenggarakan kegiatan ini ditempat sendiri,” tandasnya.
Boleh bangga, lanjutnya, PDAM Sumedang termasuk PDAM yang pertama di Indonesia  yang mampu mendatangkan nara sumber ke tempat sendiri untuk mengelar pelatihan manajen dengan pelanggan kurang dari 30 ribu.
 “PDAM Bandung pernah mengundang nara sumber ketempatnya sendiri  tapi pelanggannya diatas 30 ribu. Sehingga, PDAM yang pelanggannya dibawah 30 ribu, baru PDAM Sumedang  yang mendatangkan nara sumber ketempatnya sendiri untuk mengadakan pelatihan manajemen ini,” katanya lagi.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar