HUT IKIAD Gelar Sunatan Massal

Kota, Korsum
Meski masih terbilang baru jika dibanding organisasi wanita lainnya yang ada di Kabupaten Sumedang, namun Ikatan Kekeluargaan Istri Anggota DPRD (IKIAD) Kabupaten Sumedang terus berupaya berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Seperti yang dilakukan pada puncak peringatan HUT ke-12, IKIAD Sumedang menggelar sunatan massal.
Sebanyak 25 anak dari berbagi kecamatan yang disunat oleh tim dokter dari RSUD Sumedang dibawah pimpinan dr. Januar. “Kami juga memberikan nasi tumpeng dan seperangkat pakaian sunat beserta bingkisannya kepada anak yang telah disunat,” kata kata Ketua IKIAD Sumedang, Ny Teti Nuraisah, Rabu (19/10)
Menurut Teti, IKIAD Kabupaten Sumedang terus mengajak perempuan untuk mampu beraktifitas di segala bidang sesuai dengan keahliannya untuk membentuk keluarga sejahtera dan membentuk anak-anak menjadi generasi yang cemerlang.
“Sebagai salah satu organisasi wanita di Sumedang, kami selalu mengajak kaum perempuan untuk semakin cakap menjalankan tugas dan kewajibannya sebagi istri dan ibu di keluarganya masing-masing,” ujarnya.
Keberadaan IKIAD, tutur Teti, diharapkan mampu mempererat kekeluargaan antar anggota DPRD sebagi wadah untuk saling mendukung, berbagi saran dan masukan, juga saling mengingatkan untuk melakukan kebaikan.
IKIAD sangat aktif melakukan bakti sosial dan kegiatan lainnya, bahkan IKIAD sangat peduli dengan maraknya fenomena LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender) di Sumedang.
“Kami mengikuti hearing dan diskusi bersama organisasi wanita lainnya di provinsi untuk membicarakan fenomena LGBT ini karena kami khawatir dengan penyakit sosial yang akan merusak generasi bangsa ini,” ujarnya.
Kegiatan lainnya, lanjut Teti, meningkatkan peranan wanita untuk membentuk keluarga sejahtera dalam program Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) bersama PKK Kabupaten Sumedang, Gabungan Organisasi Wanita serta donor darah pada akhir September lalu dan berhasil mengumpulkan 67 labu dari 112 orang peserta donor darah.
Pemerintah Juga Dukung Organisasi Perempuan
Selama bernilai positif, Pemerintah Daerah dan DPRD Sumedang mendukung terhadap gerakan organisasi wanita. Begitu juga terhadap perempuan dan ibu rumah tangga yang beraktifitas di luar wilayah rumah tangga. Hal tersebut ditunjukan dalam APBD Sumedang yang sudah mengalokasikan anggaran untuk bidang kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Alokasi anggaran di bidang kesejahteraan keluarga sudah dilakukan dengan berkesinambungan. Baik yang disalurkan melalui kegiatan di SKPD ataupun cara lainnya,” kata Ketua DPRD Sumedang, Irwansyah Pura saat peringatan HUT Ikatan Kekeluargaan Istri Anggota DPRD (IKIAD), Rabu (19/10).
Undang-undang juga telah mengatur perempuan untuk berkiprah diluar rumah sehingga peran perempuan dan laki-laki harus selalu pada tempatnya dan sesuai dengan aturan yang ada. Salah satu contoh nyata, sebut Irwansyah, aturan yang memaksa keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen dalam kursi parlemen karena kalau tidak memenuhi keterwakilan perempuan tersebut akan ada konsekuensinya bagi pihak lain.
Seharusnya, berapapun peran serta perempuan yang ada dalam dunia politik atau parlemen bisa diterima dengan baik dan tidak perlu ada pengaturan jumlah seperti itu. Sebab, justru dengan aturan seperti itu akan memaksa pemberdayaan perempuan dengan cara yang tidak benar.
“Lebih baik 10 persen tapi memiliki kompetensi yang baik daripada 30 persen tapi tidak qualified. Hal inilah yang akan menjadi bahan diskusi kami di kalangan praktisi partai politik untuk menghadapi pemilihan legislatif mendatang,” tandas Irwansyah seraya menegaskan akan mendukung gerakan stop kekerasan terhadap perempuan dan anak yang selalu digelorakan organisasi wanita.
Sementara Bupati Sumedang Eka Setiawan beserta istri Ny. Hanne Budi yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat mendukung gerakan dan kiprah organisasi wanita yang ada di Sumedang. Organisasi ini harus ada dalam rangka pemberdayaan perempuan di bidang ketahanan keluarga dan pembentukan keluarga sejahtera. “Saya mendukung gerakan organisasi wanita sebagai wadah pemberdayaan perempuan di tengah-tengah keluarga,” kata bupati.**[Hendra
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar