MDMC Lakukan Pendapingan Pemulihan Pasca Bencana

Sumedang Selatan, Korsum
Pasca berakhirnya masa tanggap darurat bencana pada (4/10) lalu, dan 105 KK pengungsi korban bencana longsor telah direlokasi ke tempat hunian sementara (huntara) di Sakurjaya Kecamatan Ujungjaya, serta 229 KK pengungsi telah dikembalikan ke tempat tinggal asalnya, maka MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) akan memberikan pendampingan kepada warga korban bencana tersebut.
Menurut Ketua MDMC Pusat, Budi Setiawan, ada 2 kelompok dari pengungsi korban bencana ini, yaitu yang akan direlokasi ke tempat yang baru dan yang akan kembali ke tempat asalnya. Sehingga untuk pendampingan pun ada 2 kelompok, yaitu pendampingan untuk di tempat relokasi dan pendampingan di daerah asalnya.
“Di tempat relokasi kita akan berikan pendampingan ekonomi. Kita lihat kemampuan mereka itu seperti apa dan lingkungannya seperti apa. Mungkin yang biasa bertani tentu kasusnya akan berbeda sehingga akan diberikan pelatihan-pelatihan ekonomi wiraswasta yang akan mampu mengangkat mereka selama 3 bulan mereka mendapatkan jaminan hidup,” jelasnya.
Sementara, pengungsi yang dikembalikan ke tempat asalnya, kata Budi, akan dilatih dan diperkenalkan terhadap potensi bencana di lingkungannya agar nanti mereka akan menjadi masyarakat yang tangguh bencana.
“Kita sudah pilih beberapa kelompok relawan MDMC, nanti kita akan pastikan dengan BPBD dan pemerintah desa. Dalam jangka waktu 3 bulan ini kita akan latih para korban bencana ini sampai tahap akhir supaya mereka bisa mengamankan diri sendiri ketika ada bencana” jelas Budi Setiawan.
Kasdim Mayor Inf. A. Budi Cahyanto membenarkan akan ada pendampingan terhadap korban bencana, baik yang direlokasi ke huntara Sakurjaya maupun yang dikembalikan ke kampung asalnya.
“Untuk pendampingannya nanti yang paling siap adalah relawan MDMC yang selama 14 hari masa tanggap darurat bencana bersama jajaran Kodim 0610 menangani para korban pengungsi di Posko Makodim,” ujar Kasdim.
Kasdim pun menyebutkan, pendampingan ini juga ada dua bagian, yaitu pendampingan ekonomi untuk masyarakat di tempat relokasi dan pendampingan di tempat pengungsi yang kembali ke kampng asalnya atau yang disebut daerah tangguh bencana. “Untuk pendampingan dari MDMC ini akan kita koordinasikan dengan satlak bencana BPBD dan instansi terkait lainnya,” pungkasnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 comments: