29 Pejabat Eselon IIIa Berebut Jadi Kadis

Kota, Korsum
Hingga batas akhir penutupan pengajuan lamaran open biding atau lelang jabatan pimpinan tinggi di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) pada Rabu sore (16/11), pelamar jabatan untuk menjadi Kepala Dinas telah mencapai 29 orang.
Menurut Kepala BKPP, Endi Ruslan, JPT yang paling diminati adalah Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Sumedang, yakni mencapai 10 orang pelamar dari jumlah 29 orang pelamar. Sementara jabatan yang paling diminati ke dua adalah Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan sebanyak 8 orang. Kemudian 6 orang pelamar memilih Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan 5 orang pelamar menginginkan menjadi Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan.
“Seluruh pelamar yang mendaftar semuanya pejabat di lingkungan Pemkab Sumedang. Mereka dinilai sudah memenuhi persyaratan, yakni golongan IV yang pernah menduduki jabatan eselon III A setingkat camat, sekretaris dinas, kepala kantor dan kepala bagian,” katanya, Jumat (18/11) sesaat sebelum mengikuti Sidang Paripurna di Gedung DPRD Sumedang.
Disebutkan, ke- 29 pejabat tersebut akan mengikuti lelang jabatan untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Pemukiman dan Pertanahan, dan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.
“Tiga dinas itu adalah dinas baru yang dibentuk oleh Pemkab Sumedang sesuai amanat PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Ketiga dinas tersebut akan diterapkan kepada struktur organisasi tata kerja (SOTK) baru tahun 2017 nanti yang sudah di-Perda-kan,” sebutnya.
Endi mengatakan, setelah pendaftaran ditutup, tahapan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan berkas administrasi. Setelah itu, tes asesmen kompetensi (tes kemampuan dan kelayakan posisi kerja) selama dua hari (21-22 November). Tes tersebut akan dilaksanaka oleh panitia seleksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat di LAN Jatinangor. Pada tes terakhir, peserta diharuskan membuat karya turis selama tiga jam. Karya tulis itu harus di presentasikan pada 28 November nanti.
“Seluruh peserta yang ikut lelang jabatan pada satu jabatan tertentu akan diseleksi sampai tiga besar dan hasil tes asesmen tersebut akan diserahkan kepada bupati. Selanjutnya bupati nanti yang bakal menentukan siapa yang paling layak menduduki jabatan tersebut lalu bupati akan meminta rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” pungkasnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar