Kades Ciherang Usulkan Tempat Relokasi


Sumsel, Korsum
Bencana longsor lalu, sedikitnya 122 KK korban warga Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan direlokasi ke rumah singgah Sakurjaya Kecamatan Ujungjaya. Selanjutnya, pemerintah berencana sebagai opsi kedua, akan membangun pemukiman di Desa Margalaksana khusus untuk warga Korban bencana Ciherang.
Namun rupanya, Kades Ciherang Wawan Gunawan tak rela bila warganya  paburencay meninggalkan Ciherang. Kades mengkalim, wilayahnya masih luas dan layak bila dijadikan calon tempat relokasi. Warga korban bencana longsor Ciherang sejatinya direlokasi  masih di wilayah Ciherang.  
Kades akan mengusulkan sebagai opsi kepada Pemda bahwa di wilayahnya masih banyak tanah kosong, siap dijadikan calon tempat relokasi. “Ada  sekitar 36 hektar di wilayah timur tanah Pangagonan yaitu di Dusun Ciawilarangan, sementara  wilayah barat yakni di Dusun Rancamaya ada sekitar 16 hektar. Sehingga total lahan yang siap mencapai 52 hektar,” sebut kades, di ruang kerjanya, Senin (31/10).
Warga Ciherang, Ato menambahkan, layak, tidak layak tanah calon reloksi itu nanti hasil survey badan geologi. Tapi minimal ajuan itu bahwa desa sudah berusaha mempertahankan warga korban longsor, tetap warga Desa Ciherang.  Jika warga korban  direlokasi ke luar Desa Ciherang, kata dia, maka akan berpengaruh terhadap profil desa bahkan berpengaruh terhadap ADD dan DD.
“Sehingga warga korban akan tetap menjadi warga Ciherang karena wilayah Ciherang cukup luas tidak perlu direlokasi ke Desa Margalaksana. Lagipula, bila wilayah Ciherang dinyatakan zona merah, pengapa dulu perumahan Translok Singkup bisa dibanguan di Dusun Ciawilarangan. Artinya, wilayah Ciherang masih ada lahan layak dijadikan calon tempat relokasi korban,” tandasnya.
Ditempat terpisah, menurut Kabid Permukiman, Enang Mustofa di ruang kerjanya, Kamis (3/10), bahwa pihaknya telah lakukan survey wilayah Desa Ciherang. Namun menurut rekomendasi Badan Geologi bahwa lima titik yang telah cek, dikatakan tak layak dijadikan tempat relokasi bahkan dinyatakan zona merah.
“Namun bila menurut kades masih ada wilayah yang layak untuk dijadikan calon tempat relokasi, mengapa tidak ngomong sebelumnya?. Seharusnya,  sejak awal usulkan bahwa di Ciherang masih ada tempat untuk dijadikan tempat relokasi karena ada beberapa titik termasuk area Translok yang waktu itu belum dicek tim geologi,” katanya.
Saat ini, lanjutnya Enang, lokasi di Margalaksana baru sebatas penelitian tim geologi yang dilihat letak tata ruang, dimungkinkan tapi belum final. Namun bila kades mengusulkan tempat calon relokasi, maka akan memberi masukan pihak terkait untuk kembali memohon tim geologi  mengecek lahan yang diusulkan kades.
“Kades Ciherang masih ada kesempatan, belum terlambat bila ingin mengusulkan ke bupati jika memang ada lokasi  calon tempat relokasi. Sebab waktu  itu, tim geologi tidak secara keseluruhan mengecek wilayah Ciherang termasuk diarea Translok Singkup di Dusun Ciawilarangan,” katanya.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar