Progres Senyum Manis Dipertanyakan, Nandang Suherman "Politik Akrobatik Ala Bupati"

Kota, Korsum
Seperti diberitakan koran ini edisi sebelumnya, Bupati Sumedang Eka Setiawan menyebut saat ini ada PNS yang sudah bermain politik dalam persiapan maju dipilkada 2018 nanti, bahkan bupati menyatakan akan menindak tegas PNS tersebut jika terus main politik karena akan merusak tatanan birokrasi. Namun, bupati tidak menyebut siapa PNS yang sudah bermain politik yang dimaksud olehnya.
Selain ancaman terhadap PNS tersebut, bupati juga terang- terangan minta dukungan untuk pilkada 2018 dihadapan para pensiunan sembari berjanji akan membantu pensiunan yang mengusulkan program kepada dirinya dan bukan hanya itu bupati juga menyempatkan berbagi uang kepada mereka.
Terkait hal itu, pemerhati publik Nandang Suherman, menyebutkan,  pernyataan bupati yang mengancam akan memberikan sangsi tegas terhadap PNS yang bermain politik merupakan hal yang positif, sebab memang sudah jelas aturannya bahwa PNS harus netral. Ia juga menyoroti pernyataan bupati perihal permintaan dukungaan untuk 2018 dihadapan para pensiunan.
Tidak apa-apa bupati mengancam akan memberikan sangsi tegas terhadap PNS yang bermain politik. Tapi terkait bupati minta dukugan kepada para pensiunan dan lain sebagainya, saya menganggap bahwa bupati seperti bermain politik akrobatik, jiga budak leutik, padahal menurut saya itu cara bermain politik yang sudah kuno,” katanya, melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (15/11).
Lebih jauh ia mengatakan, lebih baik bupati meneruskan program Senyum Manis yang merupakan program HES-HADE. Sebab sejauh ini, belum jelas progresnya sampai sejauh mana.
“Menurut saya lebih baik bupati fokus meneruskan program senyum manis yang sudah jelas-jelas ada di RPJMD-nya, dan jika hal tersebut berhasil masyarakat akan menilai dengan sendirinya tidak perlu meminta dukungan dan bagi-bagi uang meski hal itu diperbolehkan, karena tidak termasuk money politic sebab masa kampanye belum dimulai dan acan puguh rek nyalon timana karena pak Eka Setiawan bukan orang partai, artinya can puguh boga parahuna oge heunteu,” jelasnya.
Senada dengannya, Zulkipli M Ridwan Anggota DPRD Kabupaten Sumedang mengatakan, bahwa program senyum manis belum semuanya tersentuh oleh pemerintah Kabupaten Sumedang. “Baru berapa persennya program senyum manis yang sudah berjalan dan masih banyak juga yang belum tersentuh seperti jalan lingkar selatan, rumah sakit pratama di Tanjungsari dan lainnya, dan itu merupakan PR kita bersama,” jelasnya, melalui sambungan telepon selulernya, Jumat (18/11).**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar