Galian C Tak Berizin di Pasir Padang Kades : Kami Minta Ketegasan Pihak Berwenang

Jatinunggal, Korsum
Terkait adanya aktifitas galian C di Pasir Padang, Desa Sarimekar Kecamatan Jatinunggal yang belum berizin, pihak desa miminta ketegasan pada pihak berwenang, pasalnya sudah sering kali di tegur akan tetapi pengusaha tidak pernah menggubris.
Seperti dikatakan oleh Kepala Desa Sarimekar, Momo Adi Suganda, bahwa saat ini pasir padang ada tiga titik galian C yang beraktifitas, dan dari ketiga titik tersebut hanya satu perusahaan saja yang sudah mengantongi izin, dan untuk itu pihak desa sudah sering kali menegur pada para pengusaha untuk menegur, akan tetapi tidak pernah didengar dan mereka terus saja melalukan kegiatannya.
“Saya dan pihak BPD dibantu oleh jajaran muspika kecamatan, Polsek dan Danramil Kecamatan Jatinunggal sudah mengadakan rapat dan meminta para pengusaha berhenti, tapi hingga saat ini mereka tidak mengindahkan teguran tersebut dan terus menjalankan aktifitasnya,” ujarnya, saat dikonfirmasi Korsum, di ruang kerjanya, Kamis (15/12).
Lebih lanjut kades mengatakan, yang ditakutkan adalah dampaknya dengan adanya aktiifitas tersebut terhadap lingkungan dan masyarakat, selain itu ada beberapa titik bekas galian yang tidak pernah direklamasi oleh para pengusaha galian. “Yang kita takutkkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat, pasalnya ada beberapa titik bekas galian yang tidak direklamasi oleh pengusaha, malahan kita yang menanami pohon beberapa waktu lalu,” keluhnya.
Kepala desa berharap, agar pihak berwenang bisa dengan tegas para pengusaha galian yang tidak mengantongi izin. “Sekarang kita minta ketegasan pada pihak berwenang untuk menindaknya, karena pada dasarnya pihak desa tidak keberatan adanya kegiatan tersebut asal memenuhi izin dan mau mereklamasinya kembali, apalagi ada beberapa penduduk yang menggantungkan hidupnya dari bekerja di tempat galian tersebut,” tuturnya
Kades menambahkan, beberapa waktu lalu kegiatan tersebut pernah  diberhentikan oleh pihak Polres Sumedang, akan tetapi sekarang sudah berjalan lagi. “Dulu pernah dihentikan oleh Polres dan menyita kunci beko yang berada di lokasi tersebut, akan tetapi sekarang sudah berjalan lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Korsum edisi sebelumnya, aktfitas galian belum berizin tersebut dianggap keteledoran semua pihak oleh Zulkipli M Ridwan anggota Komisi A DPRD Sumedang, pasalnya aktifitas galian c tak berizin tersebut sudah berlangsung lama atau mencapai lima tahun dan belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang, sehingga keberadaan dikawatirkan akan terjadi bencana longsor yang mengancam dan yang lebih parah tidak adanya upaya untuk reklamasi.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar