Gerakan Pengurangan Risiko Bencana 1000 Relawan Bersih-bersih Sungai Cikeruh

Jatinangor, Korsum
Sebanyak 1.000 orang relawan yang terdiri dari berbagai unsur mulai dari Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD), TNI, POLRI, relawan bencana dan masyarakat di Kabupaten Sumedang menggelar apel besar di Mako Brimob Polda Jabar yang kemudian melaksankaan kegiatan bersih-bersih sungai Cikeruh dalam rangka Gerakan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana mengatakan, kegiatan Gerakan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bertema  “Menuju Indonesia yang tangguh, berkelanjutan dan Sejahtera” tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Sumedang. Namun kegiatan yang digagas oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dilaksanakan di 23 Kabupaten/Kota di Indonesia.
“Kabupaten Sumedang menjadi salah satunya, dan Sungai Cikeruh yang merupakan anak sungai Citarum menjadi salah satu lokasi yang dipilih oleh BPBD Kabupaten Sumedang,” ujar Kalak BPBD Kab Sumedang, Ayi Rusmana Sabtu lalu (26/11/2016).
Diketahui, Indonesia terus menghadapi tantangan yang semakin besar dalam mengelola dan mengurangi risiko bencana serta perubahan iklim yang semakin meningkat. Data antara tahun 2002-2015 menunjukkan bahwa jumlah kejadian bencana dari Tahun ke Tahun selalu meningkat, dan hampir 80%-nya merupakan bencana hidro-meteorologis.
Kecenderungan naiknya frekuensi terjadinya bencana hidrometeorologis ini disertai dengan dampak bencana yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerugian ekonomi, serta kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur kritis.
Di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pelaksanaan kegiatan PRB ini diawali dengan pelaksanaan apel 1000 relawan di Lapangan Mako Brimob Polda Jabar yang kemudian dilanjutkan dengan bersih-bersih sungai Cikeruh Kecamatan Jatinangor.
“Kegiatan ini melibatkan seribu orang relawan yang terdiri dari unsur SKPD, TNI, POLRI dan masyarakat di Kabupaten Sumedang,” kata Ayi.
Ayi menyebut, dipilihnya sungai Cikeruh yang di jadikan lokasi untuk kegiatan bersih-bersih sungai lantaran sungai Cikeruh merupakan salah satu anak sungai Citarum yang kondisinya jika terjadi hujan lebat kerap terjadi banjir.
 “Sebelumnya kita sudah melakukan sosialiasi dan pembetukan forum sungai sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat disekitar sungai untuk bersama-sama menjaga dan merawat sungai agar terhindar dari bencana salah satunya adalah banjir, ” sebutnya.
Setelah pelaksanaan kegiatan PRB yaitu bersih-bersih sungai Cikeruh diharapkan akan timbul kesadaran masyarakat pentingnya sebuah sungai. Sehingga aliran air di sungai Cikeruh tidak terhambat oleh berbagai hal baik itu sampah, penyempitan dan pendangkalan.

“Jika di daerah lain sungai itu sudah dijadikan tempat wisata dan bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kenapa tidak di Kabupaten Sumedang ini paling tidak jika air sungainya bersih, bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. **[ADV/Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar