Jaksa Gadungan, Terancam 1 Tahun Penjara

Kota, Korsum
Jaksa gadungan yang mengaku ngaku sebagai jaksa yang berasal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang yang beberapa waktu lalu ditangkap oleh Tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) di Bekasi, karena berupaya memeras salasatu pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sumedang, kini terancam satu tahun penjara.
Hal tersebut, dikatakan oleh Kasi Pidsus (Pidana khusus) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, Deny Merincka Pratama didampingi Kasi Intel Sopyan Hadi, bahwa saat jaksa gadungan yang ditangkap di bekasi beberapa waktu lalu sekarang dilimpahkan penuntutannya dan ditangani oleh jaksa dari Kejari sumedang.
“Saat ini penuntutannya ditangani oleh jaksa dari Kejari Sumedang, dan tersangka jaksa gadungan tersebut dititpkan di Lapas Kebon Waru,” ujarnya kepada Korsum, di ruang kerjanya, Jumat (16/12).
Lebih jauh Deny mengatakan, atas perbuatannya tersebut, jaksa gadungan tersebut terancam hukuman 1 tahun penjara sesuai dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan diancam dengan Pasal 15 bahwa Setiap orang yang melakukan percobaan, pembantuan dan pemufakatan jahat dalam tindak pidana korupsi, dipidana dengan pidana yang sama dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5 sampai dengan Pasal 14. “Ya ancamannya satu tahun penjara, sesuai pasal 15,” tegasnya.
Seperti di beritakan Korsum sebelumnya, bahwa jaksa gadungan berinisial E yang berupaya melakukan upaya pemersan kepada salah seorang pejabat Disdikbud Sumedang, ditangkap oleh tim dari Kejagung, sedangkan pada aksinya jaksa gadungan tersebut mengirimkan surat panggilan palsu dari kejagung kepada kabid Dikdas (Pendidikan dasar)  Unep Hidayat, kemudian pelaku mengaku bisa membatu membereskan dan meminta sejumlah uang yang akhirnya dijebak di bekasi **[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar