Jelang SOTK, Diduga Lobi Lobi di Pulau Dewata

Kota, Korsum
Dalam beberapa hari ini, Kabupaten Sumedang telah mengirimkan sekaligus dua kegiatan ke Pulau Dewata Bali, diantaranya dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumedang mengikuti festival seni, dan dari Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Sumedang mengikuti Pameran Ekspo. Dalam kegiatan tersebut, tentunya dihadiri oleh Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, bahkan beberapa eselon 2 dan 3.
Sumber Korsum, salah seorang pejabat eselon 3 yang meminta tidak disebutkan identitasnya, membenarkan soal keberangkatan bupati ke Bali bukan hanya bupati saja, melainkan diiringi oleh beberapa pejabat yang jelas jelas tidak ada kaitan dengan kegiatan itu.
 “ Yang turut hadir pejabat tersebut, yakni para kepala dinas (Kadis) dan kepala badan (Kaban), memang tidak semuanya yang berangkat ke Bali para Kadis dan Kaban itu, hanya sebagian yang pergi, cuma heran saja, ada apa sebenarnya?,” tanya sumber saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (2/12).
Dikatakan sumber, bahwa dirinya tidak bisa menyebutkan siap siapanya meski tahu siapa saja yang berangkat ke Bali, untuk lebih detilnya silahkan saja ditelisik sendiri, cuma jadi bertanya tanya saja, apakah bakal berfungsi atau dipungsikan open bidding yang dilaksanakan kemarin, atau hanya soal jabatan itu, garis tangan yang dikuatkan oleh buah tangan, akan menghasilkan tanda tangan, dan jika itu semuanya tidak bisa ya angkat tangan.
“Yang saya lihat pak sekda ada di Sumedang, apakah bakal sama kejadian yang kemarin pak sekda sebagai ketua seleksi atau baperjakat tidak dilibatkan?, atau pelaksanaan kegiatan open bidding hanya sebuah seremonial saja?, yang sebelumnya sudah inden?. Saya hanya berfikir positif saja, semoga sesuai harapan semuanya bahwa mutasi, rotasi, atau promosi dilaksanakan dengan profesional,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sumedang, Zulkipli M Ridwan mengatakan, dirinya merasa tidak tahu dengan kegiatan BPMPT Kabupaten Sumedang tentang pameran Ekspo di Bali, bahkan sampai Bupati H. Eka setiawan pun turut hadir.
“Sebetulnya kalau itu substansinya Disparpora Kabupaten Sumedang dan BPMPT Kabupaten Sumedang secara kasat mata berkompeten, sementara kenapa juga yang lainnya meski turut serta, dan meninggalkan tugas kedinasannya yang memang bukan pada tupoksinya?, sangat tidak logis lah,” ujar Zulkipli saat dikonfirmasi Korsum, Jumat (2/12) melalui telepon genggamnya.
Dikatakan Zulkipli, kalau memang di Balinya itu ada kegiatan yang lain, ya tidak masalah, justru kan ini sebaliknya, kalau memang tidak ada kaitanya dengan kegiatan seperti Disparpora atau BPMPT, maka perlu dipertanyakan, ada apa sebenarnya dan apa yang dilakukannya?.
“Apa memang ada kaitan dengan pelaksanaan SOTK nanti hingga dikondisikan di Bali?. Jangan sampai cul dogdog tinggal igel, saya tidak menyoroti soal anggarannya, namun secara etika saja, kenapa mesti bolos kerja?, sehingga kewajiban untuk melayani masyarakat harus di tinggalkan?,” tanyanya.
Lebih jauh Zulkipli mengatakan, apakah berhak para pejabat seperti itu mendapatkan TPP?, kalau seperti itu, tidak bisa dong mendapatkan TPP hingga 100%, dan kalau memang atau dimungkinkan bahwa pengkondisian jelang SOTK baru nanti yang tinggal beberapa minggu atau beberapa hari ini, bisa kan dilakukan dengan tidak mengganggu pekerjaan atau jam kerja.
“ Kami di DPRD setiap mau kunjungan kerja itu jelas aturannya, mau di dalam daerah atau ke luar jawa sekalipun itu jelas ada agendanya, dan memang yang berangkatnya pun selalu yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing. Nah, kalau seperti yang sekarang ini terjadi, ya saya menduga adanya lobi lobi jelang SOTK nanti,” pungkasnyaSementara, informasi yang dihimpun Korsum, pelaksanaan SOTK akan dilakukan tanggal 19 Desember 2016.**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar