7 Penjabat Kades Dilantik Bupati

Darmaraja, Korsum
Bupati Sumedang, Eka Setiawan, belum lama ini, Kamis (29/12), melantik 7 Penjabat Kepala Desa (Pjs) di Kantor Kecamatan Darmaraja. Pelantikan ke-7 Pjs kades tersebut menggantikan 7 kades yang sudah habis masa jabatannya, Acara itu, dihadiri Muspika Kecamatan termasuk Jajaran kades Purna Bakti.
Bupati Eka Setiawan berharap, para kades Pjs yang dilantik itu dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam rangka pelayanan masyarakat dengan penuh tanggungjawab. “Saya berharap para kades Pjs itu bisa menjalankan amanah warga, meskipun bukan dipilih warga,” ujarnya.
Menurut keterangan dari BPMPD diacara itu, Desa Mekarsari Kecamatan Sukasari, Oneh Komariah (Pjs) menggantikan H. Dudung.  Desa Jayamekar Kecamatan Cibugel, Aca Abudul Japar (Pjs) menggantikan Nani. Desa Cibeureuyeuh Kecamatan Conggeang Kosasih (Pjs) menggantikan Sumarna.
Dua desa di Kecamatan Darmaraja yakni Desa Sukamenak Gustaman (Pjs) menggantikan Enco dan Desa Karangpakuan Cece Wiganda (Pjs) menggantikan Dodi. Desa Tanjunghurip Kecamatan Ganeas Sukayat menggantikan Rudian dan Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan Tatang Suhendar (Pjs) menggantian Ludi.
Kepala BPMPD Teddy Mulyono. usai acara itu mengatakan, hingga Desember ini ada 7 desa yang habis masa jabatanya, tapi 1 desa  kadesnya meninggal dunia.  Ke-7 Pjs yang dilantik itu akan menjabat sampai Pilkades serentak  2018.
“Saya berharap, kades Pjs yang dilantik itu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesua UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa, dimana para Pjs ini diambil dari PNS yang tentunya punya aturan main terkait pelayanan masyarakat yang penilaiannya langsung oleh camat masing-masing,” tandasnya.
Disamping itu, lanjut dia, manfaatkan dana-dana desa termasuk Sapras karena desa itu harus berubah dari desa lama sebelum menerima bantuan. Perubahan itu baik dari segi insfrastruktur maupun managemen yang tentunya ditunjang  dengan SDM aparat desa yang lebih memadai.
“Biaya Pilkades mendatang dari Pemda tetap masih mengacu kepada Pilkades lalu. Bahkan nanti di 2018 itu ada Pilkades serentak yang akan digelar setelah Pilkada Sumedang,  sesuai ketentuan,” ujar Teddy saat ditanya soal biaya Pilkades.
Teddy juga menyinggung soal Kades Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan yang tinggalkan tugas tanpa alasan. Kata dia, setelah dilakukan pemeriksaan diketahui tidak persoalan dengan desa termasuk pelaksanaan ADD dan DD, berjalan sesuai mestinya. Jusrtu persoalannya cenderung ke masalah pribadi kades.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar