Dua Orang Pegawai BPN Sumedang di Tangkap Tim Saber Pungli Provinsi Jabar

Kota, Korsum
Tim Saber Pungli Provinsi Jawa Barat mengamankan dua orang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumedang Kamis (9/2). Selain mengamankan dua orang terduga pungli pengurusan sertifikat, selain itu Tim saber pungli juga melakukan penyegelan setelah memeriksa seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Sumedang. 
Kedua orang pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Sumedang yang diamankan tersebut merupakan bagian pelayanan inisial A (wanita) dan seorang pegawai laki-laki yang bekerja di bagian pengukuran tanah. 
Selain itu ada tiga kantong keresek besar berwarna putih yang diduga berkas yang turut dibawa dari ruang pelayanan diamankan Tim Saber Pungli Jabar.
Sejumlah wartawan yang menunggu di luar tidak berhasil meminta keterangan  anggota Tim Saber Pungli Provinsi Jabar karena bergegas pergi dan tidak memberikan komentar.
"Ke Tim Saber Pungli Sumedang saja ya," jawabnya singkat sambil bergegas menuju mobilnya.
Sementara itu Anggota Tim Yustisi Saber Pungli Sumedang yang mendampingi jalannya penggeledahan kantor BPN Sumedang, AKP Budi Nuryanto, ketika dimintai keterangan oleh Korsum tidak berkomentar banyak.
"Ini yang melakukan (penggeledahan dan pemeriksaan seluruh pegawai Kantor BPN Sumedang) adalah Tim Saber Pungli Provinsi Jabar, saya tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan keterangan," jawabnya singkat
Sementara itu informasi yang dihimpun Korsum di lapangan bahwa, Tim Saber Pungli Provinsi Jabar tiba di Kantor BPN sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung masuk melakukan penggeledahan dan pemeriksaan. Dan ketika mencoba menemui kepala BPN Sumedang  Zen Widyatmaka sedang tidak masuk kerja menurut petugas keamanan nya.
Seperti diberitakan Korsum edisi sebelumnya warga desa Ganjaresik, Kecamatan Wado ancam polisikan  Ajat Bandung (oknum pejabat Kantor BPN Sumedang) yang diduga menggasak biaya pembuatan 10 sertifikat tanah yang diajukan warga hingga mencapai Rp.30 juta. Total biaya yang digasak oknum berinisial A, yang kini menetap di Kota Bandung tersebut berjumlah Rp.30 juta. **[Acep Shandy | A.Fatul]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar