Merasa Terusik Postingan Medsos AMS akan Polisikan Kosam Erawan

Kota, Korsum
Merasa terusik dengan postigan salah seorang akun di media sosial Facebook atas nama Kosam Erawan terkait insiden yang dialami oleh kepala Desa Cilengkrang dengan warganya, dimana dalam postingan tersebut menyebutkan bahwa, pelaku kepala desa merupakan ketua PK Golkar dan Pengurus AMS (Angkatan Muda Siliwangi).
Dengan munculnya postingan di Facebook tersebut dan membawa-bawa lembaga ormas AMS, anggota dan para pengurus merasa terganggu. Hal tersebut dikatakan Ketua umum AMS Kabupaten Sumedang, Yogi Yaman, yang kita sesalkan adalah dalam postingan tersebut membawa-bawa AMS, padahal kita tidak tahu menahu adanya insiden tersebut."Ya kita sangat sesalkan adanya postingan tersebut, apalagi membawa organisasi AMS yang tidak tahu apa apa terkait insiden tersebut," ujarnya pada sejumlah wartawan di sekretariat AMS senin (20/2).
Untuk itu lanjut Yogi, pihaknya sudah sepakat untuk menempuh jalur hukum atas pemilik akun facebook atas nama Kosam Erawan, karena dengan adanya postingan tersebut dan kita akan melaporkan ke pihak kepolisian atas duga pencemaran nama baik AMS dan tentunya melanggar UU ITE." Kan kalau melihat postingan tersebut, kesannya kita (AMS) itu arogan," tegasnya 
Sementara mengenai status kepala desa cilengkrang, Suhenda atau yang lebih akrab di panggil Ohen, Yogi mengakui memang merupakan anggota dari AMS, "Tapi saat insiden dia kan gak pakai atribut atau mengatasnamakan dari AMS, dan selain itu apa yang di posting di facebook itu sepihak, tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu ke orangnya," tuturnya
Hal senada juga dikatakan oleh sekretaris AMS, Edi Rustandi bahwa, seluruh anggota merasa tersinggung dengan adanya postingan tersebut."Ya rekan kita di AMS merasa tersinggung dengan adanya postingan tersebut, saya menahan rekan rekan agar tidak berbuat anarkis dan lebih memilih jalur hukum," ujarnya
Edi juga mengatakan, sampai saat ini belum ada itikad baik dari saudara Kosam untuk meminta maaf pada AMS. "Kita sampai saat ini belum ada komunikasi dari Kosam, ataupun meminta maaf atas statusnya," tegasnya
Sementara itu Kosam Erawan ketika dikonfirmasi Korsum melalui sambungan teleponnya Selasa (21/2) mengatakan, Masalah laporan silahkan saja, masing masing punya hak, "Abdi moal nitah moal ngalarang, moal kabur," terangnya
Pada inti na saya sangat mengharapkan dalam berorganisasi apapun dapat bisa menjalankan aturan aturan yang di tentukan, terutama dalam menentukan pemimpin yang benar benar mumpuni. Sebagai contoh ketua AMS kecamatan saudara Ohen, terkait sekarang penganiayaan sangat di sayang kan seorang tokoh, pemimpin bersikap itu.  ** Acep Shandy
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar