Agar Tak Banjir Lagi DI Burujul Bakal Dinormalisasi

Sumsel, Korsum
Sebagai upaya mencegah terjadinya kembali luapan air akibat saluran jembatan tersumbat tumpukan sampah yang terbawa arus, UPT Dinas PUPR akan menormalisasi Daerah Irigasi Burujul, tepatnya di saluran sekitar Kompleks Gedung Pusdai (Islamic Center) Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan.
Saluran Irigasi Burujul yang seringkali digunakan untuk membuang sampah oleh masyarakat yang tidak mempunyai kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, terutama saat musim penghujan. Akibatnya, aliran air terhsumbat dan meluap hingga ke ruas jalan Kutamaya, bahkan ke kompleks perumahan di seberang Islamic Center.
Untuk mengatasi limpahan banjir serta melancarkan arus air, kata Kepala UPT PUPR, Anas Subana, pemerintah akan melakukan peningkatan dengan meninggikan bantaran irigasi di kiri dan kanan serta menormalisasi saluran dengan mengangkat sedimentasi DI tersebut.
DI Burujul khususnya mulai depan Kemenag sampai dengan lingkugan Burujul kelurahan kota kulon akan dinormalisasi dengan cara sedimentasinya di keruk dan dibuang setelebal kurang lebih satu meter, bantaran kiri dan kanan akan dipermanenkan dengan cara ditembok.
“Bantaran DI kiri dan kanan akan ditinggikan sekitar satu meter dari posisi sekarang dengan lebar saluran sekitar 2,5 meter. Pengajuan anggaran untuk peningkatan DI Burujul tersebut sudah dimasukan dan dibahas dalam Musrenbang SKPD PUPR. Mudah-mudahan bisa terealisasikan,” kata Anas.
Anas menyebutkan, selama ini pun pihaknya selalu melakukan pemeliharaan, pengerukan dan mengangkat sampah yang selalu menyumbat gorong-gorong jembatan bekerjasama dengan Kelurahan Kota Kulon, P3A Mitra Cai dan masyarakat yang ada di kelurahan kota kulon. “Tapi penanganan yang sudah berulang kali dilaksanakan itu tidak membuahkan hasil optimal,” sebutnya.
Untuk itu dengan rencana peningkatan DI tersebut, limpahan air cilencang yang kerap kali menggenang lingkungan Islamic dan perumahan penduduk akan dapat diatasi. Selain itu juga pada musim kemarau dapat menyuplai air dengan lancar sesuai harapan masyarakat petani.
“Yang pasti, peningkatan DI Burujul sepanjang kurang lebih 500 meter mulai dari lingkungan Islamic Centre sampai dengan lingkungan Burujul akan dilaksanakan tahun anggaran 2018 mendatang,” imbuh Anas.
Lurah Kota Kulon, Deni Nurdani Supand membenarkani, kegiatan operasi bersih ini sebenarnya bukan yang pertama kali. “Namun karena beberapa hari lalu saluran ini sudah dipenuhi sampah lagi, akhirnya kami sengaja mengerahkan warga untuk membersihkan saluran ini supaya kembali normal," katanya.
Deni berharap, saluran tersebut bisa selamanya dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga keberadaan saluran itu bisa benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan pertanan.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar