Akibat Alih Fungsi, Lahan Pesawahan Terus Berkurang

Kota, Korsum
Setelah kehilangan ribuan hektar sawah akibat bendungan Jatigede, proyek Tol Cisumdawu yang sat ini sedang digarap, tentunya akan banyak sekali kehilangan lahan pesawahan. Tak bisa dipungkiri akibat terus menerus alih fungsi lahan dari lahan pesawahan menjadi pemukiman lambat laun lahan pesawahan tersebut akan terus berkurang.
Pantauan Korsum, banyak lahan pesawahan yang sudah beganti fungsi menjadi perumahan, itu akan berdampak pada menurunnya produksi padi khususnya di Kabupaten Sumedang. Dikhawatirkan, beberapa tahun kedepan pesawahan di Kabupaten Sumedang beralih fungsi menjadi pemukiman. Lebih jauhnya lagi harus membeli beras dari luar Sumedang.
Sekretaris Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Rudi Suprayogi, di kantornya, Rabu (15/3), mengatakan, mengenai alih fungsi lahan baik dari lahan sawah atau pertanian lain yang yang digunakan untuk pembangunan baik rumah pribadi atau perumahan, itu susah dikendalikan karena belum ada aturan mengenai alih fungsi lahan, kita tidak bisa melarangnya.  
“Memang seharusnya ada peraturan tentang lahan abadi, semua lahan pertanian harus diinventarisasi, sehingga dijadikan lahan pangan berkelanjutan yang diatur oleh peraturan daerah. Di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumedang, sudah dilakukan pencetakan sawah baru, tetapi belum seberapa dibanding sawah-sawah yang sudah berkurang.
Meski lahan pesawahan di Kkabupaten Sumedang terus berkurang, menurut Rudi, hasil padi di Kabupaten Sumedang masih surplus. Hasil beras mencapai 310 ribu ton per tahun sedangkan kebutuhan hanya 110 ribu ton. “Jika melihat hal demikian, Sumedang tidak akan terjadi rawan pangan, karena yang namanya pangan bukan saja beras kita masih punya jagung, singkong, ubi dan sebagainya,” sebutnya.

Kita bisa saja mengganti makanan pokok dengan singkong atau jagung, kata Rudi, itu tidak bisa di sebut rawan pangan. Hanya banyak orang yang mengartikan jika seseorang makan jagung atau singkong disebut rawan pangan. Mereka tahunya yang disebut pangan itu hanyalah beras, padahal tak ada salahnya jika selain beras seperti singkong, jagung atau ubi dijadikan makanan pokok.**[Asep Nandang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar