Banjir Cimanggung Belum Surut

Cimanggung,korsum
Banjir yang meredam Jalan Raya Bandung-Garut masih belum bisa dilalui kendaraan-kendaraan kecil bahkan ratusan karyawan pabrik dikecamatan Cimanggung harus rela berbasah-basahan menuju tempat kerjanya.
"Kalau, naik motor tidak akan sampai kepabrik. Makanya mau tidak mau saya beserta istri berjalan kaki dan berbasah- basahan ketempat kerja," kata Rudiyanto salah seorang karyawan pabrik asal desa Gunung Manik Simpang Tanjungsari melalui telepon Selulernya Minggu (12/3).
Menurut Rudi, ia beserta istrinya sudah kerap berjalan kaki ketika banjir menggenangi jalan menuju tempat kerjanya. Bahkan jika banjirnya tinggi, ia dan istrinya mengaku terpaksa tidak masuk kerja.
Dia mengatakan, seringnya banjir di jalan Bandung-Garut dianggap menghambat aktivitas warga. Ia berharap pemerintah mencari solusi supaya banjir tidak lagi menggenangi jalan Nasional tersebut.

"Jika kejadian seperti ini terus terjadi maka kami beserta akan merugi sebab gaji kami akan dipotong jika tidak masuk kerja makanya saya dan istri nekat masuk kerja," katanya. 
Seperti diketahui, banjir yang meredam jalan Bandung-Garut tersebut terjadi sejak sabtu malam (11/3) sekira pukul 19.00 Wib menyusul hujan lebat sejak sore hari diwilayah Cimanggung dan sekitarnya.**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar