Baznas Bantu Warga Desa Pakualam

Kota, Korsum
Keadaan rawan pangan yang terjadi pada warga OTD Waduk Jatigede yang telah direlokasi beberapa waktu yang lalu mendapat respon yang baik dari Baznas Kabupaten Sumedang.
Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ali Badjri mengatakan, pihaknya langsung menyalurkan bantuan terhadap warga yang mengalami rawan pangan. Berdasarkan data yang tercatat, Baznas akan memberikan bantuan terhadap sekitar 400 KK yang tersebar di 4 Blok atau di 2 dusun, yakni Dusun Cisema dan Dusun Cilembu, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja.
"Sampai saat ini, baru Desa Pakualam yang telah memberikan surat permohonan bantuan pangan kepada kami. Bantuan akan kita kirimkan ke Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja masing-masing 5 Kg beras per KK," katanya.
Ali merasa prihatin terhadap kondisi warga OTD, karenanya ia mengajak pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada warga yang mengalami rawan pangan. "Rawan pangan sudah jadi tanggung jawab pemerintah. Dan Itu juga menjadi kewajiban kami untuk menyalurkan dana umat," ujarnya.
Guna mengantisipasi bilamana adanya bantuan lain yang harus diberikan Baznas kepada para warga yang mengalami rawan pangan tersebut, Baznas juga akan terus melakukan pemantauan khusus. Sementara ini baru beras saja yang telah dipersiapkan. Tapi nanti akan lihat kondisi di lapangan, karena tidak menutup kemungkinan akan ada bantuan-bantuan lain yang diperlukan mereka.
“Kita juga akan lihat sektor apa yang akan kita bantu lagi. Bisa juga kita bantu sektor usaha produktif, artinya diberi modal ringan berupa pinjaman tanpa bunga. Seperti kemarin kita berikan bantuan kepada kelompok petani ikan untuk prizer pembekuan ikan agar tahan lama untuk usaha Goreng Ikan Paray di Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja," tuturnya.
Bilamana terjadi rawan pangan di daerah lain, lanjut Ali, Baznas Sumedang menganjurkan agar pihak desa segera mengirimkan surat permohonan bantuan kepada kantor Baznas Sumedang. "Saya persilahkan desa lain juga mengirimkan surat pemberitahuan kepada kami. Itu kita butuhkan untuk menjadi dasar pemberian bantuan," pungkasnya, Kamis (9/3) di Gedung Serba Guna Kecamatan Darmaraja.
Bupati Sumedang, Eka Setiawan menyerahkan langsung bantuan dari Baznas kepada 386 KK di Desa Pakualam. Bupati mengatakan, dirinya akan mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk mencari solusi masalah rawan pangan yang terjadi di wilayah OTD. “Kita akan coba mencari berbagai solusi untuk mengatasi persoalan ini, misalnya dengan mencarikan lapangan pekerjaan bagi warga disini. Mudah-mudahan bantuan dari pemerintah daerah dan Baznas ini dapat meringankan sedikit beban yang ditanggung, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Eka.
Bupati menginstruksikan kepada Camat dan Kepala Desa Pakualam untuk melakukan mapping terhadap warganya, terkait urgensi KK yang mengalami rawan pangan sekaligus memetakan minat dan profesi masyarakat Pakualam, sehingga akan cepat ditemukan solusi terbaik untuk penanganan kerawanan pangan.

Bupati bersama Baznas juga menyalurkan bantuan berupa santunan untuk 24 orang anak yatim, bantuan untuk satu unit rutilahu (rumah tidak layak huni), santunan untuk 60 Kepala Keluarga kaum dhuafa, santunan untuk 4 unit sarana prasarana keagamaan, serta bantuan untuk kegiatan dakwah.**[Hendra|F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar