Gakin Dapat Rutilahu

Tanjungkerta, Korsum
Rino (45), merupakan kepala keluarga beranak dua, sebelumnya hidup numpang berdesak-desak bersama orang tuanya dalam satu rumah. Keluarga warga Dusun Sukadana Desa Boros kecamatan Tanjungkerta ini, tergolong kelurga miskin karena tak mampu bangun rumah sendiri.
Tuhan berkata lain, nasib mujur ditangan Rino. Akhirnya dia, istri dan kedua anaknya harus berpisah dengan orang tuanya karena mendapatkan bantuan Baznas Kabupaten Sumedang untuk membangun rumah sendiri. Meski kondisi rumah itu jauh dari kata megah, namun rumah tersebut tergolong Rumah Layak Huni (Rutilahu) semi permanen (Bestong).
“Kami terima bantuan Baznas pada Kamis (16/2). Kami bersyukur kepada pemerintah Desa Boros khususnya Baznas Kabupaten Sumedang dan tim UPZ Kecamatan Tanjungkerta dalam upaya meringankan beban kami. Dulu tak punya rumah, tapi kini kami punya rumah sendiri,” ujar Rino di rumahnya, Senin (5/3).
Menurut Nunu, Kaur Ekbang, Kamis (9/3), di ruang kerjanya, bahwa Rino tergolong keluarga tidak mampu masih menumpang di rumah orang tua. Kini mendapatkan bantuan uang dari Baznas kabupaten Sumedang sebesar Rp 10 juta dan dari UPZ Tanjungkerta sebesar RP 2,5 juta jumlah total Rp 12,5 juta.
“Bantuan dari Baznas dan UPZ Tanjungkerta. Dalam pelaksanaan membangun rumah itu dilakukan secara gotong royong warga dengan ukuran 4 x 6 meter semi permanen. Kami berharap, bantuan Baznas ini bisa dikucurkan kepada Gakin lain karena masih banyak Gakin yang perlu bantuan,” ujarnya.

Dadan Iskandar mKepala Desa Borosm sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Sumedang dan Baz Kecamatan Tanjungkerta yang telah meluncurkan dana untuk meringankan beban warganya. “Atas kebaikan Baznas ini, kami berdoa semeoga Allah SWT membalas segala kebaikan,” sebutnya.**[indang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar