Kebijakan Pembangunan Pendidikan Kabupaten Sumedang

Kota, Korsum
Terwujudnya Pendidikan Yang Bermutu dan Terjangkau Berbasis Keunggulan Lokal merupakan visi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang yang tertuang dalam Rancangan RPJMD Kabupaten Sumedang 2014-2018 dan Tupoksi. Adapun misinya adalah meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi anak usia dini, mutu pendidikan dasar yang berkelanjutan, akses dan mutu pendidikan menengah, kualitas pelayanan pendidikan non formal, dan meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan.
Kepala Dinas Pendidikan, Sonson M. Nurikhsan menyebutkan, tujuannya guna terwujudnya lembaga PAUD yang bermutu dan layanan PAUD yang profesional, terwujudnya perluasan akses dan pemerataan layanan pendidikan dasar yang bermutu kepada masyarakat yang tidak atau belum berkesempatan mengikuti pendidikan dasar serta terwujudnya pendidikan dasar untuk memenuhi standar kompetensi pada jenjang pendidikan dasar.
Selain itu, kata Sonson, peran serta dan partisipasi masyarakat didukung oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam penyelenggaraan pendidikan menengah dan kejuruan. “Guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan memadai sesuai perkembangan IPTEK, yakni dengan mengedepankan efektifitas dan efisiensi penggunaan dana pada pendidikan menengah dan kejuruan,” katanya, Jumat (3/3).
Meningkatnya kualitas lembaga dan layanan pendidikan kesetaraan yang bermutu dan profesional melalui peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan yang lebih professional dan proporsional.
Berdasarkan visi, misi, dan tujuan di atas, lanjut Sonson, dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan yang ada serta peluang dan ancaman, maka Dinas Pendidikan merumuskan strategi pencapaian tujuan lima tahun ke depan dengan meningkatkan manajemen penyelenggara lembaga PAUD, kualitas layanan PAUD, dan kesetaraan dan lembaga pendidikan masyarakat   yang bermutu.
Strategi lainnya dengan meningkatkan pengelolaan layanan lembaga Pendidikan dasar serta  pendidikan menengah yang bermutu sesuai dengan tuntutan masyarakat dan DUDI. Meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan disemua jenjang satuan pendidikan merupakan program pemerataan pendidik dan tenaga kependidikan. Sehingga nantinya akan tercapai sinergitas program layanan manajemen pendidikan yang berkualitas sesuai dengan visi dan misi,” jelasnya.
Adapun sasarannya, lanjutnya lagi, dengan peningkatan mutu program dan relevansi pendidikan, pengembangan dan peningkatan sarana pendidikan, peningkatan mutu  manajemen pendidikan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan (kecakapan hidup) serta mutu lulusan, serta peningkatan pendidikan nonformal  (pnf) dan keterampilan masyarakat.
Sosnson pu mengungkapkan, kebijakan Dinas Pendidikan saat ini dengan memberdayakan peran serta masyarakat dan stakeholders  dalam   penyelenggaraan  PAUD, pendidikan kesetaraan dan pendidikan masyarakat agar tercipta lembaga pendidikan dasar dan pendidikan menengah yang berkualitas. sesuai dengan tuntutan masyarakat dan DUDI.
“Memberdayakan wadah pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai penyelenggara diklat dan non diklat serta layanan dan manajemen pendidikan pada satuan pendidikan,” ungkapnya.

Program Pembangunan Pendidikan Jangka Menengah 2014 – 2018, yaitu penurunan angka buta aksara serta penuntasan  wajib  belajar 9  tahun  dan dilanjutkan dengan rintisan wajib belajar 12 tahun. “Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi Ruang Kelas agar dapat tercapai angka partisipasi pendidikan (APK/ APM),” pungkas Sonson.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar