KPU Siapkan Daftar Pemilih Berkualitas

Kota, Korsum
Tahapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018, baru akan dimulai di bulan Juni mendatang, tapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang sudah sejak jauh-jauh hari melakukan persiapan. Mulai dari sosialisasi mengenai Pilkada Serentak kepada masyarakat, terutama pemilih pemula hingga pemutakhiran data pemilih.
“Kami ingin mengulang kesuksesan Pilkada lalu, dimana atas dukungan pemerintah Kabupaten Sumedang, kami mendapat Predikat KPU Yang Memiliki Daftar Pemilih Berkualitas. Karena itu, kami melakukan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan menyusun daftar pemilih sebaik mungkin,” kata Ketua KPU Sumedang Asep Kurnia, Senin (20/3) di Ruang Media Center KPU Sumedang.
Menurut Asep, rangkaian panjang proses pelaksanaan Pilkada ini, yaitu dengan menyiapkan daftar pemilih yang akurat. Dimulai dengan DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) yang diserahkan kepada Kemendagri. Dari Kemendagri ke KPU RI lalu diserahkan kembali ke KPU Kabupaten. Jadi sudah ada komunikasi, apa kelebihan dan kekurangan yang lalu sehingga bisa saling mengisi.
“Data yang akurat ini sangat kita butuhkan sehingga pemilihnya tidak ada satupun yang terlewat. Kita harapkan semuanya proaktif. Dinas Kependudukan sudah luar biasa proaktif, tinggal masyarakatnya harus proaktif juga,” katanya.
KPU juga akan membentuk PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) karena tidak semua penduduk bisa memilih. Hanya yang memenuhi syarat yang memiliki hak pilih. KPU nanti mengecek siapa saja penduduk yang boleh memilih. Nanti akan keluar DPS (Daftar Pemilih Sementara) kemudian DPT (Daftar Pemilih Tetap).
“Rangkaian inilah yang diawali dengan MoU atau kesepahaman supaya hasilnya sinergi. DPT inilah yang nanti digunakan untuk pencetakan surat suara. Rumusnya kan jumlah pemilih ditambah 2,5% cadangan,” ujar Asep.
Sementara saat ini Disdukcapil sedang melakukan pemutakhiran data penduduk yang nantinya akan digunakan juga sebagai bahan penyusunan DP4 bagi kepentingan pilkada. DP4 harus berupa dokumen yang berkualitas yaitu daftar penduduk yang memang berpotensi besar menjadi pemilih.
Kepala Disdukcapil, drg. Agus Seksarsyah Rasjidi mengatakan, bukan hanya untuk kepentingan KPU saja, tapi sesuai dengan tupoksinya melakukan pendataan penduduk secara aturan setiap tahun untuk perencanaan pembangunan di Kabupaten Sumedang. “Karena sekarang ini setiap aspek pembangunan harus berbasis kependudukan (jumlah penduduk),” terangnya.
Disduk sendiri sudah melakukan updating setiap bulan sehingga setiap tahun ada updating. “Tapi masih ada kelemahan dan meragukan tingkat akurasi, masih ada eror dari data yang sudah ada sehingga kita proaktif melakukan kegiatan pemutakhiran data karena masih ada penduduk yang belum sadar untuk melengkapi administrasi kependudukan,” ujar Agus.
Sementara beberapa masalah yang ditemukan dalam proses pemutakhiran data penduduk adalah belum ada data yang akurat mengenai kepindahan penduduk dari 6 desa yang tergenang bendungan Jatigede. Apakah pindah desa atau kecamatan atau ke luar kabupaten Sumedang.
“Pendataan inilah fungsinya mencoba proaktif melakukan peubahan data penduduk yang spesial di daerah genangan tersebut. Tujuan pemutakhiran data yang saat ini yang sedang dilakukan memang salah satunya bertujuan untuk menjadi bahan penyusunan DP4,” katanya.
“DP4 ini akan diserahkan ke KPU pada Oktober mendatang untuk meringankan tugas KPU untuk bisa melakukan akurasi perubahan data meskipun secara manual,” pungkas Agus.**[Hendra|Ryan]


Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar