Longsor Ancam Mekarmukti

Buahdua, Korsum
Baru-baru ini  hujan lebat terus menerus mengguyur wilayah Desa Mekarmukti Kecamatan Buahdua. Hal itu berakibat ancaman bencana longsor di beberapa titik di wilayah itu. Bahkan ada yang sudah terjadi longsor, tapi masih untung dalam musibah tidak ada kabar korban jiwa.
Longsor itu menimpa rumah milik Aros (56) warga Rt.02/01 Dusun Ciliang Desa Mekarmukti sebagian rumahnya nyaris ambruk terseret longsor. Sebab, Tembok Penahan Tebing (TPT) pinggir rumahnya jebol sepanjang 5 meter dengan ketinggian 10  meter. Akibatnya, Aros harus menderita kerugian Rp 60 juta.
“Awalnya hujan besar menguyur, tapi dikagetkan dengan suara gemuruh setelah shalat Magrib. Ternyata,  rumah sebelah kanan sudah ambruk terbawa longsor. Kejadian ini telah  dilaporkan kepada pemerintah desa dan warga tetangga. Tak lama kemudian, kades dan aparat kecamatan langsung datang ke tempat kejadian,” tutur Eros dilokasi, Jumat (10/3).
Menurut saksi mata Gono masih tetangga dekat korban mengaku khawatir dengan runtuhnya TPT itu. Sebab katanya, apabila tidak segera diperbaiki TPT tersebut, maka  akan mengancam pemukiman warga lain karena rumah korban berada diatasnya. “Korban merupakan warga kurang mampu, sehingga dia berharap ada bantuan material demi meringankan bebannya,” ujarnya.

Menurut keterangan Kepala Desa Mekarmukti Juhari Surya Brata diruang kerjanya, Jumat (10/3) menyebutkan, akibat bencana longsor itu,  rumah Pasutri korban longsor Aros dan Yati saat ini kondisinya rusak berat. Terpaksa korban kata kades, harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman yakni rumah saudaranya. Sebab, dikhawatirkan terjadi longsor susulan mengingat hujan yang masih terus berlangsung. “Kami berharap ada bantuan material untuk korban,” tandasnya.**[indang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar