PKL Harus Bersertifikat dan Berholgram

Kota, Korsum
Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjamur di Kabupaten Sumedang, sejatinya harus mengikuti peraturan yang sudah dibuat oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, salahsatunya yaitu PKL harus mempunyai Sertifikat resmi dan berholgram seperti diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomer 98 Tahun 2014 Tentang Perizinan Usaha Mikro dan Kecil dan Peraturan Bupati (Perbup) Tahun 97 Tahun 2015 tentang pendelegasian Kewenangan Usaha Kecil dan Menengah.
Menurut Ketua Komisi D DPRD Sumedang, Dadang Rochmawan, keberadaan PKL seharusnya bisa mengikuti peraturan yang sudah diterapkan oleh pemerintah salahsatunya harus mempunyai sertifikat dan berholgram. Dan untuk menuju kesana PKL harus ada tim pendamping yang berbadan hukum. “Kan sudah jelas diatur di Perpres dan Perbub, seharusnya mereka segera menempuh itu,” ujarnya pada Korsum, di Kantor DC PDIP, Selasa (21/3).
Dadang mengatakan, sejauh ini sepengetahuannya mengenai keberadaan PKL di kabupaten sumedang, baru satu kelompol PKL yaitu  Persatuan Pedagang Jatinangor (PPJ). “Kalau sepengetahuan saya baru PPJ yang baru mempunyai setifikat dan berhogram, yang lainnya kurang tahu,” akunya.
Sementara, ditanya tentang penempatan PKL di lokasi Car Free Dar (CFD) sekitar alun alun Sumedang, Dadang mengatakan, kalau terkait penempatan di lokasi CPD, coba lihat di zona lokasi PKL yang ditetapkan oleh bupati, apakah sudah betul atau belum.
Dadang berharap, agar kedepannya semua PKL yang berada di Kabupaten Sumedang bisa terakomodir dan untuk zona penepatannya sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh bupati.

“Saya berharap kedepannya PKL lebih tertib dan menempati zona zona yang sudah ditetapkan, sementara kalau masih ada yang berjualan diluar zona tersebut, tentunya ada satpol pp yang menertibkannya,” pungkasnya.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar