Satpol-PP Babad Jaring Apung di Wilayah Bendungan Jatigede

Kota, Korsum
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang menertibkan jaring apung, jaring tanjap di sekitar wilayah Bendungan Jatigede tepatnya di Desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja dan sekitarnya karena dianggap melanggar aturan.
"Benar kami sudah melaksanakan giat penertiban 3 kolam jaring apung,jaring tancap untuk budidaya perikanan.Sesuai amanat Perda Nomor 2 tahun 2012 pasal 52 ayat (4) tentang pelarangan budidaya perikanan darat dengan jaring apung diwilayah bendungan Jatigede,” jelasnya, di tempat aktifitasnya, Jumat (10/3).
Dikatakan Kasat Pol PP, penertiban jaring apung ini sebagi bukti keseriusan penegakan Perda di wilayah bendungan Jatigede. "Untuk penertiban kolam jaring apung yang berada di wilayah genangan waduk jatigede yang kami lakukan berdasarkan aturan yang ada, karena sudah jelas tentang larangan baik dari pemkab Sumedang maupun Pemprov Jabar yang tidak memperbolehkan adanya jaring apung di wilayah tersebut, karena waduk jatigede peruntukannya yakni untuk PLTA, irigasi wilayah Cirebon dan Indramayu, sarana air bersih, perikanan dmn objek pariwisata,” ungkapnya.
Lebih jauh ia mengatakan, hasil kegiatan tersebut ditemukan bagian bekas jaring dan bambu dibeberapa lokasi. "Dari hasil penertiban, kami mengamankan jaring berikut bambunya di lokasi pasir lempah Sukamenak, kapunduhan Desa Sukaratu dan didesa karangpakuan dan kami memberikan himbauan kepada para pemilik jaring baik bagan yang tidak ada jaringnya maupun yang masih ada ikannya untuk segera dibongkar paling lambat satu minggu setelah penertiban ini,” paparnya.
H. Asep Sudrajat menambahkan, bahwa para pemilik jaring semuanya bukan penduduk setempat melainkan orang luar daerah. Perlu diketahui bahwa para pemodal sebenarnya orang luar daerah seperti Bandung dan lainnya, sementara penduduk setempat hanya pekerja saja.
Ia juga berterimakasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam membantu penertiban seperti dari Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang menertibkan jaring apung, jaring tanjab di sekitar wilayah Bendungan Jatigede desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja dan sekitarnya karena dianggap melanggar aturan.
"Benar kami sudah melaksanakan giat penertiban 3 kolam jaring apung,jaring tancap untuk budidaya perikanan.Sesuai amanat Perda Nomor 2 tahun 2012 pasal 52 ayat (4) tentang pelarangan budidaya perikanan darat dengan jaring apung di wilayah bendungan Jatigede," jelasnya, di tempat aktifitasnya, Jumat (10/3).
Dikatakan Kasat pol PP, penertiban jaring apung ini sebagi bukti keseriusan penegakan Perda di wilayah bendungan Jatigede. Untuk penertiban kolam jaring apung yang berada di wilayah genangan waduk Jatigede yang pihjaknya lakukan berdasarkan aturan yang ada karena sudah jelas tentang larangan baik dari pemkab Sumedang maupun Pemprov Jabar yang tidak memperbolehkan adanya jaring apung di wilayah tersebut karena waduk jatigede peruntukannya yakni untuk PLTA, irigasi wilayah Cirebon dan Indramayu, sarana air bersih, perikanan dmn objek pariwisata.
Lebih jauh ia mengatakan, hasil kegiatan tersebut ditemukan bagian bekas jaring dan bambu dibeberapa lokasi. "Dari hasil penertiban, kami mengamankan jaring berikut bambunya di lokasi pasir lempah Sukamenak, kapunduhan desa Sukaratu dan didesa karangpakuan dan kami memberikan himbauan kepada para pemilik jaring baik bagan yang tidak ada jaringnya maupun yang masih ada ikannya untuk segera dibongkar paling lambat satu minggu setelah penertiban ini," paparnya.

H. Asep Sudrajat menambahkan, bahwa para pemilik jaring semuanya bukan penduduk setempat melainkan orang luar daerah. "Perlu diketahui bahwa para pemodal sebenarnya orang luar daerah seperti Bandung dan lainnya sementara penduduk setempat hanya pekerja saja," tambahnya. Ia juga berterimakasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam membantu penertiban seperti dari pihak kepoliaian dan TNI.**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar