Ahli Waris Ancam Segel SDN Kirisik

Kota, Korsum
Pihak ahli waris keluarga pemilik lahan yang bidang tanahnya dibangun ruang kelas SDN Kirisik, Kecamatan Jatinunggal mengancam kembali untuk melakukan penyegelan ruang kelas. Pasalnya pihak ahli waris merasa kesal, karena setelah persoalan tersebut disampaikan ke pihak Disdik Sumedang, dari sekitar 1 tahun lalu hingga kini tidak ada penyelesaian.
Sahidin (56) salah satu ahli waris menyebutkan, pihaknya akan melakukan penyegelan bangunan kelas SDN Kirisik, semata hanya ingin mengambil kembali hak atas lahan milik orang tuanya yang kini diatas lahannya berdiri ruang kelas SDN Kirisik. Pembangunan SDN Kirisik sendiri dibangun sekitar 74 an.
Diakui, rencana pengambilan hak atas tanah seluas 50 bata tersebut sudah beberapa kali disampaikan ke Disdik. Saat penyampaian dulu, pihak Disdik berjanji menyelesaikan perihal itu. Namun setelah ditunggu, tak ada respon yang baik dari pihak terkait.
"Saya tetap menuntut hak keluarga kami. Yakni lahan yang dipakai SDN Kirisik. Karena kami yakin lahan tersebut milik orang tua kami," kata Sahidin, di lingkungan Disdik Sumedang, Jumat (31/1).
Sahidin menegaskan, pihaknya berani mengambil langkah itu, karena memiliki kekuatan atas hak kepemilikan lahan tersebut berupa leter C dan bukti Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) atas nama Warta (almarhum). 
"Sebelumnya dalam surat tanah keluarga kami memiliki lahan 114 bata tapi sudah dijual sekitar 70 bata. keluarga juga bijak memerikan lahan untuk jalan sebanyak 4 bata. Jadi lahan yang masih mutlak milik Warta alm warga Dusun Kirisik, Desa kirisik, Kecamatan Jatinunggal kini hanya tinggal 50 bata dan lahan itu malah dibangun ruang kelas dan lapangan voli SDN Kirisik," tutur Sahidin
Ia juga menepis, bahwa sebelumnya pihak keluarga telah mewakafkan atau menghibahkan lahan tersebut ke pihak sekolah. Karena kalau dihibahkan atau diwakafkan harus ada bukti tertulis atau ada bukti penguat lainnya. 
Setelah ditelusuri, tambah dia validitas surat membuktikan bahwa kepemilikan lahan yang kini ditempati SDN Kirisik memang lahan milik keluarga almarhum Warta orang tua Sahidin.
"Setelah berunding dengan semua keluarga (anak-anak almarhum Warta) kami tetap akan mengambil hak kami. Karena kami punya bukti kuat," ungkapnya.
Pihak ahli waris berharap, pihak-pihak terkait segera menyelesaikan apa yang diharapkan ahli waris. Sehingga persoalan cepat selesai dan tidak ada pihak yang dirugikan." Jelasnya. Lebih jauh ia menegaskan, jika dalam Jumat depan tidak ada solusi maka SDN Kirisik akan ia segel.**(F.Arif)
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar