BNNK Siap Perangi Narkona

Kota, Korsum
Pemerintah membentuk BNN (Badan Narkotika Nasional), BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi), dan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) sebagai satu kesatuan mata rantai untuk menanggulangi penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNN Provinsi Jawa Barat, Brigjen. Pol. Drs. Rusnadi menyebutkan, BNNP dan BNNK merupakan instansi vertikal dibawah pembinaan langsung oleh BNN yang bertanggungjawab secara langsung kepada presiden.
“BNNP melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap BNNK agar satu visi, misi, tujuan dan sasaran dalam rangka menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkotika dengan didukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” ujarnya usai melantik dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumedang, Selasa, (11/4) di Gedung Negara.
Rusnadi mengatakan, pembentukan BNNK sebagai amanat dari pemerintah dan merupakan tanggung jawab BNN untuk menanggulangi masalah narkoba di daerah. “Dengan terbentuknya BNNK ini, saya harap pelaksanaan, pencegahan, pemberantasan penyalahgunaaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Jawa Barat lebih terdesentralisasi dan memperoleh hasil kerja yang maksimal dan profesional,” katanya.
BNNK agar bisa menjadi sarana untuk menanggulangi permasalahan narkoba di daerah,  kemudian para pejabat yang dilantik bisa melaksanakan tugasnya dengan jujur, tertib, memiliki loyalitas, dan juga semangat yang tinggi.
“Sebagai lembaga pemerintah yang bertanggungjawab mengemban visi dan misi BNN, keberhasilan pelaksanaan upaya P4GN harus ditunjukan BNNK untuk meningkatkan masyarakat imun, menurunnya prevalensi penyalahgunaan narkoba dan terputusnya jaringan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Jawa Barat,” terang Rusnandi.
Pejabat eselon III dan IV di lingkungan wilayah Jawa Barat yang dilantik untuk mengisi jabatan di BNNK Sumedang adalah I Nengah Merta, SH., MH., M.Si sebagai Kepala BNNK Sumedang, Encep Mulyadi, S.IP sebagai Kasubag Umum, Rosadi, S.Sos, M.Si sebagai Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, dr. H. Rahmatullah Sidik sebagai Kasi Rehabilitasi, dan Dadang Rostia, SH sebagai Kasi Pemberantasan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan oleh kepala BNNP Jawa Barat dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas. "Selamat kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik. Semoga tugas baru ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi dan tujuan organisasi,” ucapnya.
Rusnandi meminta pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi, belajar dan ikuti kondisi yang ada. “Belajarlah dengan hati nurani, ciptakan suasana kerja yang kondusif saling bekerjasama dan transparan,” pungkasnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar