Juli 2017 Pembangunan Pasar Sandang Ditargetkan Rampung

Kota, Korsum
Revitalisasi pasar sandang ditargetkan akan rampung di bulan Juli 2017, sesuai dengan kontrak kerja yang disepakati antara dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Pengembang PT. BJA.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Harian Revitalisasi Pasar Sandang yang juga Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Dicky Rubiana Abdullah bahwa, kotrak kerja revitalisasi pasar sandang  yaitu 540 hari sesuai SK Bupati No.3 Tahun 2016 dengan kontrak kerja Pemkab Sumedang dan PT Bangun Jaya Allia (BJA). Akan tetapi dalam kontrak kerja tersebut tidak ditetapkan tanggal awal mulainya kontrak tersebut. “Kontrak kerja kan 540 hari, tetapi waktu itu tidak ditentukan apakah dari mulai peletakan batu pertama di bulan September 2016, atau dari mulainya pembangunan, sedangkan dari mulai peletakan batu pertama juga kan tidak langsung dibangun karena masih ada permasalahan. Sehingga hasil rapat yang dengan menghadirkan beberapa intansi terkait, pengembang dan juga DPRD akhirnya disepakati bahwa 540 hari tersebut terhitung dari 26 Januari 2016 dan berakhir pada bulan Juli 2017,” tuturnya
Lebih lanjut dalam pelaksanaannya, saat ini sudah masuk dalam hitungan 420 hari dan untuk pembangunan sudah mencapai 85 persen, kemudian saat ini pihak Dinas sudah membentuk Tim pengawas penimbang prestasi kerja untuk mengontrol kepada pengembang bahwa sisa kontrak tinggal tersisa. “Jadi saat progress pembangunan sudah mencapai 85 persen, untuk melanjutkan yang 15 persen. Untuk kendala kan banyak ditambah sekarang musim hujan yang pastinya sangat berpengaruh dalam pembangunan, membentuk tim pengawas prestasi kerja, jadi nanti tim tersebut yang terus memantau pengerjaan dan mengingatkan pengembang tentang sisa waktu yang tersedia hanya tersisa 150 hari lagi dengan perhitungan untuk satu persen itu diperlukan 7 hari kerja,” ucapnya
Sementara itu dengan adanya kerjasama dengan PT. BJA, lanjutnya lagi, merupakan suatu keuntungan bagi pemerintah kabupaten sumedang, karena dalam kerjasama PT. BJA mempunyai dua pungsi yaitu sebagai pembangun dan pengelola, kemudian dari segi harga masih menggunakan kesepakatan harga pada tahun 2011 saat rencana awal pembangunan pasar sandang tersebut akan dibangun. “Pemkab sumedang itu sangat diuntungkan, karena PT. BJA bukan hanya membangun tapi juga nantinya sebagai pengelola, dan nanti setelah beres baru akan diserahkan ke Pemkab sumedang, dan dari harga kios pun itu bisa dibilang termurah di indonesia” sebutnya
Sementara itu ditempat terpisah, Asisten Pembangunan pada Setda Kabupaten sumedang, Dede Hermasah mengatakan, selaku perumus kebijakan, mengkoordinasikan, melakukan pembinaan. Pihaknya hanya membantu dalam membantu merevisi pasal kerjasama yang 540 ditambah 150 hari. “dalam hal ini saya selaku perumus kebijakan, hanya membantu untuk merevisi pasal dalam kerjasama, yang awalnya 540 hari ditambah menjadi 150 lagi, hal itu karena dengan adanya berbagai kendala dilapangan dan tentunya untuk pembangunan sekarang juga terkendala oleh musim yang kurang mendukung,” singkatnya ** [Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar