Visitasi Akper Pemkab Sumedang Dengan Kemenristek Dikti

Cimalaka, Korsum
Kini, resmi sudah visitasi atau proses penggabungan Akademi Perawat (Akper) Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Kementerian Riset dan Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Universitas Pendidikan Indonesia). Visitasi dilakukan di kampus Akper Pemkab Sumedang, Dusun Margamukti, Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Rabu (5/4).
Kabag Pengelolaan Barang Daerah (PBD), Yanto Gunadi yang mewakili Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara tersebut. Pada dasarnya, kegiatan ini medapat dukungan penuh dari Bupati.
"Saya mewakili Pemerintah Daerah berharap, untuk waktu yang akan datang AKPER bisa lebih maju dari sekarang. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang," kata Yanto.
Sekretaris Eksekutif UPI Bandung, Prof. Solehudin memaparkan, alasan ketertarikan pihak UPI bekerja sama dengan Akper, selain karena UPI memiliki kampus di daerah Sumedang, juga karena UPI mempunyai program yang sama dengan Akper yaitu sama-sama mempunyai tujuan meningkatkan mutu pendidikan. Pihak UPI juga menilai penyatuan tersebut bisa menjadi sarana untuk memperluas kampusnya di wilayah Kabupaten Sumedang.
“Banyak faktor yang mendorong UPI tertarik kepada Akper. Harapan saya, ketika nanti sudah bergabung, semoga pihak-pihak terkait tetap memberikan dukungan dan tidak melepaskan Akper begitu saja. Semoga kita semua memiliki kesadaran yang tinggi untuk mendukung program pembangunan pendidikan di Sumedang," papar Solehudin.
Sementara itu, Topan Sudrajat, selaku Ketua Tim Visitasi Akper mengatakan, penyatuan AKPER dan UPI diharapkan bisa memberikan dampak positif untuk banyak pihak.
"Selaku pihak yang berkompeten dalam bidang pendidikan, penggabungan Akper ini diharapkan dapat turut andil mengakomodir anak-anak didik kita. Kedepannya, bisa memiliki jenjang pendidikan yang lebih baik dan institusinya bisa lebih tinggi lagi," ujarnya.
Sementara itu, setelah menyampaikan selayang pandang profil Akper Pemkab Sumedang, Direktur Akper Sumedang, H. Dadang Rukmawan juga mengatakan, proses penyatuan Akper dengan UPI bisa berjalan lancar dan mudah.
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2001 tentang Pembentukan Lembaga Teknis Daerah Akademi Keperawatan Kabupaten Sumedang, Akper sudah menjadi lembaga teknis daerah (LTD) yang berada di bawah Sekretariat Daerah.
“Kalau sudah bergabung, otomatis kerjasama dengan Pemda hilang. Saya berharap, untuk ke depannya, pihak Akper dan UPI bisa bekerja sama dengan baik dan bisa membangun universitas besar di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabag Pengelolaan Barang Daerah Yanto Gunadi, Kabag Organisasi Setia Hadi Martomijoyo, Direktur Akper Sumedang, H. Dadang Rukmawan, Sekretaris Eksekutif UPI Bandung, Prof. Solehudin, Tim Visitasi Akper, serta unsur terkait lainnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar