Spanduk Calon Bupati Dinilai Langgar Estetika

Kota, Korsum
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sumedang, Asep Sudrajat mengemukakan, kian maraknya baligo dan spanduk politik yang terpampang di sepanjang jalur protokol menjadi pemandangan tak sedap, terlebih penempatannyapun dinilai sudah melanggar Perda.
"Saya sudah lakukan komunikasi dengan pihak KPU Sumedang, bahwa saat ini belum saatnya pada tahapan kampanye. sehingga, alat peraga berupa pesan politik itu belum ke ranah KPU namun, ada pada ranah Pemerintah Daerah (Pemda), secara teknis Pol PP untuk penertibannya," tetangnya kepada Korsum, Senin (22/5)
Sementara, lanjut Asep, Spanduk dan baligo yang terpampang sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Kebersihan Keindahan (K3) nomor 7 tahun 2014.
"Saya sudah melakukan kroscek ke lapangan, ternyata, banyak baligo yang di paku ke pohon-pohon yang berada di sepanjang jalur protokol, itukan sudah merusak," katanya.
Selain itu, tutur Asep, pada tempat-tempat yang merusak keindahan pun sangat banyak.
"Apalagi, baligo dan spanduk yang sudah terpasang itu tidak berizin serta liar sehingga, kami akan menertibkannya," ujarnya.
Ia mengatakan, jika ingin memasang baligo dan spanduk sebaiknya tempuh perizinan terlebih dahulu, otomatis pihaknyapun akan menempatkan pada lokasi yang semestinya. (Arif)
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar