Penetapan RKPD Tahun 2018 Ditandatangani

Kota, Korsum
Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan bersama Sekretaris Daerah, H. Zaenal Alimin, dan Kepala Bappppeda, H. Sanusi Mawi, sepakat menandatangani Peraturan Bupati tentang Penetapan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Sumedang Tahun 2018, Rabu (31/5) di Gedung Negara.
Menurut Bupati, penandatanganan Perbup Penetapan RKPD Kabupaten Sumedang Tahun 2018 diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan setelah penandatanganan Perbup ini, target-target RPJMD harus menjadi prioritas.
“Mudah-mudahan para Kepala SKPD lebih meningkatkan kinerjanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Bupati mengatakan, perubahan anggaran harus dianggarkan untuk penyusunan Peraturan Daerah melalui proses sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu. Banyak inovasi yang perlu dilakukan di Kabupaten Sumedang, karena itu para Kepala SKPD dituntut harus mencurahkan atensinya untuk kemajuan Sumedang.
’’Saya berharap para aparatur pemerintah daerah memiliki kecerdikan dalam pembangunan, jangan kalah dengan kecerdikan pihak swasta,” ujarnya.
Namun sebelumnya Perbup RKPD tersebut ditandatangani, terlebih dahulu Kepala Bappppeda, H. Sanusi Mawi menyampaikan ekspose RKPD Tahun 2018. Dengan tema pembangunan untuk tahun 2018 adalah Akselerasi Pemerataan Pembangunan Melalui Optimalisasi Pengembangan Potensi Wilayah.
Sanusi Mawi menyebutkan,  sampai dengan Tahun ke-3 RPJMD ini, capaian visi dan misi RPJMD mencapai 78,44%. Capaian misi tertinggi yang diperoleh Kabupaten Sumedang adalah pengembangan perekonomian yang berdaya saing dan berkeadilan serta memberdayakan dan melindungi kelompok-kelompok UKM. Sedangkan capaian misi terendah, yaitu mengembangkan lingkungan Kabupaten Sumedang yang aman, nyaman dan lestari berbasis budaya dan nilai-nilai kesundaan sebagai daya ungkit pembangunan.
Menurut Sanusi, tema pembangunan tahun 2018 dilatarbelakangi beberapa peningkatan, diantaranya peningkatan LPE dari 4,70% menjadi 5,23%, PDRB per kapita dari Rp 19.746.992 menjadi Rp 21.831.145, IPM dari 68,76 poin menjadi 69,29 poin, Indeks Gini dari 0,328 poin menjadi 0,349 poin. Tetapi, pertumbuhan indikator ekonomi tersebut tidak berkorelasi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dan hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kesenjangan pendapatan masyarakat yang ditandai dengan peningkatan nilai indeks dari 0,328 poin menjadi 0,349 poin, meningkatnya kemiskinan dari 10,78% menjadi 11,36%, serta meningkatnya pengangguran dari 7,51% menjadi 9 %.
Dikatakan Sanusi, ringkasan rancangan APBD Tahun 2018 mencakup pendapatan daerah sebesar Rp 2.440.419.267.471,48. Dana tersebut diperuntukan bagi Pendapatan asli daerah, dana perimbangan, serta lain-lain. “Rancangan APBD Tahun 2018 ini juga untuk pendapatan belanja daerah  sebesar Rp 2.428.741.712.690,08 dan pembiayaan daerah sebesar Rp 11.667.554.781,” katanya.
Dikatakan Sanusi, usulan dan program kegiatan Tahun 2018 yang bersumber dari dana APBD Kabupaten, terdiri dari pagu indikatif kewilayahan sebesar Rp 27.500.000.000 serta pagu indikatif SKPD sebesar Rp 137.615.217.609 yang diperuntukan bagi 967 kegiatan. Sementara untuk non pagu, meliputi 2.623 kegiatan dengan kebutuhan dana sebesar Rp 1.898.122.968.795.
“Proyeksi Pagu indikatif Tahun 2018 meliputi Pagu Indikatif sektoral SKPD serta Pagu Indikatif  sektoral Perangkat Daerah Kecamatan serta Pagu indikatif Kewilayahan. Jumlah keseluruhan usulan kegiatan awal pokok-pokok pikiran DPRD sebanyak 1.622 kemudian setelah dilakukan verifikasi oleh SKPD maka usulan akhir menjadi 1.695,” kata Sanusi.
Adapun proyeksi pagu indikatif tahun anggaran 2018 berdasarkan nota kesepakatan Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan DPRD, yaitu Pagu Indikatif sektoral Perangkat Daerah Kabupaten ditetapkan sebesar Rp 189.785.317.310,98, Pagu Indikatif Sektoral Perangkat Daerah Kecamatan sebesar Rp 22.044.345.000,00, Pagu Indikatif Kewilayahan sebesar Rp 27,5 miliar.

Sementara itu, lanjut Sanusi, Pagu Indikatif Sektoral Perangkat Daerah Program Unggulan TA 2018 ditetapkan sebesar Rp 37 miliar, Pagu Indikatif Penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah sebesar Rp 33.106.917.375, serta program  kegiatan unggulan tahun 2018 berdasarkan kebutuhan pagu sebesar Rp 117 miliar.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar