Anggaran Pilkada Sumedang Kembali Terjun Bebas

Kota, Korsum
Anggaran Pilkada Sumedang Tahun 2018 terjun bebas dari yang diajukan oleh KPU Kabupaten Sumedang. Awalnya, KPU mengajukan anggaran Pilkada Sumedang diangka sekitar Rp 46 M. Namun, anggaran tersebut ditengah jalan terkena rasionalisasi sebanyak Rp 7,5 M. Dari total Rp 46 M turun menjadi sekitar Rp 39 M. Tak hanya itu, setelah KPU melakukan rapat koordinasi kembali dengan Pemda dan DPRD, anggaran dipangkas lagi menjadi sekitar Rp 32 M lebih.
“Mau tidak mau, KPU akan menyesuaikan untuk anggaran Pilkada Kabupaten Sumedang yang diberikan Pemda ke KPU,” kata Ketua KPUD Kabupaten Sumedang, Hersa Sentosa, kepada Sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, Jumat (14/7).
Dari pemangkasan tersebut, KPU sempat untuk memperjuangkan agar anggaran Pilkada tetap sesuai dengan yang telah diajukan. Namun, upaya tersebut sia-sia karena ketersediaan anggaran di Pemda tidak mencukupi.
“Iya sempat ada perdebatan, karena kita perjuangkan kebutuhan kita. Tapi pemda juga tetap mempertahankan karena ketersediaannya cuma segitu. Ya akhirnya mau tidak mau kita harus terima dan gunakan sebisa mungkin,” ujar Hersa.
Sementara itu, Hersa juga mengatakan, penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), sudah dipastikan akan dilakukan pada tanggal 18 Juli mendatang. Padahal, sebelumnya sempat diusulkan akan dilakukan pada 14 Juli 2018.

“NPHD info terakhir, rencananya akan dilaksanakan tanggal 18 besok. Dan itu akan difasilitasi oleh Pemda. Dari penandatanganan, baru kita akan segera diurus ke pusat,” pungkasnya.**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar