Diduga Telat Bayar Pajak DD

 Kota, Korsum
Diduga akibat belum bisa bayar Pajak Dana Desa (DD) tahun 2016 lalu, dua desa di Kabupaten Sumedang, yaitu Desa Bugel Kecamatan Tomo dan Desa Sukamulya Kecamatan Ujungaya, belum menyerahkan Surat Pertanggungjawaban untuk mencairkan DD 2017.
Dikonfirmasi Korsum, Kepala Bidang Aset dan Keuangan pada Dinas Pemerintahan Desa (DPD) Kabupaten Sumedang, Ili membenarkan, kalau dua desa tersebut (Desa Bugel dan Sukamulya) belum mencairkan DD termen pertama, akan tetapi saat ini untuk Desa Bugel sudah mengajukan dan berkasnya sudah masuk di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumedang.
“Benar kedua desa tersebut memang telat karena ada beberapa masalah, tapi yang Desa Bugel sudah masuk berkasnya ke BPKAD dan tinggal menunggu pencairan,” tuturnya, kepada Korsum, di ruang kerjanya, Jumat (21/7).
Ili juga tidak menampik kalau sebelumnya ada beberapa desa yang menunggak pajak DD, akan tetapi saat ini sudah hampir semuanya melunasi kewajibannya untuk membayar pajak tersebut. “Memang sih ada beberapa desa yang menunggak pajak, tapi saat ini dan menurut keterangan innspektorat sudah hampir semuanya melunasi pajak DD, termasuk Desa Bugel,” ucapnya.
Sementara itu mengenai Desa Sumakulya, lanjut Ili, saat ini permasalahan tersebut sedang ditangani oleh Inspektorat. “Kalau untuk Desa Sukamulya sekarang sedang ditangani oleh inspektorat, karena kalau tidak salah adanya laporan dari warga mengenai pengelolaan DD di desa tersebut,” terangnya.
Ditanya terlambatnya pengajuan pencairan DD akan menghambat pembangunan di desa dan pencairan termen ke dua, Ili mengatakan, bahwa dengan keterlambatan pengajuan DD termen pertama, itu tidak berdampak ke pencairan tahap kedua, akan tetapi DD tersebut harus terealisasikan 50%.
“Jadi berpengaruh sih pasti karena terlambat untuk pembangunan, tapi untuk pengajuan pencairan tahap kedua bisa saja, asalkan desa tersebut sudah bisa merealisasikan 50%,” tegasnya.

Sebelumnya, Inspektur Kabupaten Sumedang, Subagio, mengatakan, untuk desa desa yang menunggak pajak DD sudah beres dan sudah melunasi kewajibannya. “Memang ada sih yang nunggak, tapi kita sudah bikin pernyataan, dan saat ini sudah selesai semuanya, jadi mereka bisa mencairkan DD di tahun 2017 ini,” tuturnya, kepada Korsum, beberapa waktun lalu.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar