Keberadaan Tower di Desa Cikeusi Kades : Tidak Pernah Ada Pemberitahuan Dari Perusahaan

Darmaraja, Korsum
Polemik adanya rencana akan diaktifkannya Tower di Desa Cikeusi Kecamatan Darmaraja yang membuat warga resah karena tidak pernah memberikan izin. Selain itu, pihak desa pun mengaku tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak perusahaan adanya rencana akan diaktifkannya tower tersebut.
Menurut Kepala Desa Cikeusi, Tajudin, hingga saat ini pihaknya tidak pernah kedatangan ataupun ada pemberitahuan dari pihak perusahaan CV. Era Bangun Jaya yang merupakan pemilik dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas tower tersebut.
“Ya saya tahunya ada kuasa dari masyarakat yang menolak akan rencana mau diaktifkan tower tersebut, dan saya juga baru tahu IMB tersebut setelah mendapatkan kopian IMB dari perusahaan tersebut,” tegasnya, kepada Korsum, di ruang kerjanya, Kamis (13/7).
Selain itu, Tajudin menyatakan saat ini dirinya sudah mengadukan adanya keluhan masyarakat tersebut kepada pihak kecamatan, karena IMB itu keluar di saat dirinya belum menjabat sebagai kepala desa.
“Justru saya juga heran, kalau masyarakat menolak kok IMB tersebut bisa keluar, dan saya juga sudah mengatakan ke pihak kecamatan agar biisa duduk bareng antara pihak perusahaan dan masyarakat dan desa, dan informasinya mengenai permasalahan ini sudah sampai ke dinas terkait, tapi kedepannya bagaimana saya tidak tahu dan masih menunggu dari dinas terkait,” tuturnya.
Dikonfirmasi Korsum, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten sumedang, melalui Kordinator IMB, Abdul mengatakan, kalau menurut peraturan IMB bisa berlaku seumur hidup. Akan tetapi kalau IMB tersebut untuk tower harus dilengkapi dengan Izin gangguan.
“Kalau IMB kan berlaku seumur hidup, tapi kalau tower kan tidak semata mata harus IMB saja, harus ada izin lingkungan juga, dan itu harus diperbaharui 3 tahun sekali,” tegasnya, kepada Korsum, Jumat (14/7).
Mengenai Tower yang di Cikeusi, lanjutnya, ia mengaku tidak mengetahui dengan jelas, karena waktu itu dirinya belum menjad koordinator dan mungkin sudah beberapa kali ganti pejabat. Dan hingga saat ini pihaknya belum menerima permohonan untuk pengajuan izin gangguan atas tower tersebut. “Sampai saat ini, saya belum menerima permohonan untuk izin gangguan untuk tower tersebut,” akunya.

Seperti diberitakan Korsum edisi sebelumnya, bahwa warga Cikeusi merasa resah dengan adanya rencana akan diaktifkan tower di daerahnya. Dan yang membuat masyarakat heran, walaupun tidak pernah merasa memberikan izin, tetapi IMB untuk tower tersebut bisa dikeluarkan oleh Dinas Perizinan.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar