Pembangunan Desa Cimuja Berdayakan Warga Setempat

Cimalaka, Korsum
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cimuja Kecamatan Cimalaka memberdayakan masyarakat setempat dalam melaksanakan pembangunan desa tahun 2017 ini. Saat ini beberapa kegiatan pembangunan, baik yang anggarannya bersumber dari Dana Desa maupun bantuan sarana dan prasarana (sarpras) provinsi Jawa Barat, hampir selesai dikerjakan.
Kepala Desa Cimuja, Euis Naryati mengatakan, beberapa kegiatan pembangunan fisik yang telah selesai dikerjakan yang anggarannya dari Dana Desa, diantaranya pekerjaan drainase lapangan RW. 06, pemeliharaan jalan gang di 6 RW, rabat beton Parabon, rabat beton di Gang Karta, Gang Iyat, dan Gang Ojon. Semua pekerjanya melibatkan warga setempat dimana lokasi kegitan dilaksnakan.
Rabat beton di Gang Iyat RW.02 ini atas permintaan warga agar membuat jalan untuk akses jalan warga dan akses mengangkut hasil tani. Sebelumnya, jalan ini merupakan jalan setapak di pinggir saluran selokan.
“Agar menjadi jalan yang layak dilalui, berarti kami harus membuat rabat beton di atas saluran selokan, makanya kami pun berkonsultasi dahulu ke Dinas PUPR. Dan Dinas PUPR memperbolehkan dengan syarat membuat bak pengontrol agar mudah membersihkan selokan bilamana ada sampah yang menyumbat,” terang Euis. Bahkan jalan ini sekarang bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda pengangkut gabah,” imbuhnya, Selasa (11/7).
Begitu pula kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan posyandu, bintek aparatur desa, pendidikan/kesehatan, guru ngaji serta pertanian, telah selesai dilaksanakan. “Hanya pembangunan rumah sehat saja yang belum selesai semuanya. Dari 6 unit rumah sehat, baru selesai 2 unit. Begitu pun pemeliharaan posyandu baru mencapai 50 persen,” ungkap Euis.
Sementara kegiatan yang bersumber dari bantuan sarpras sebesar Rp 150 juta digunakan untuk membangun tembok penahan tanah (tpt) makam sepanjang 150 meter dengan ketinggian 2,5 meter.
Euis menyebutkan, ada beberapa kegiatan pembangunan fisik yang mulai dikerjakan pada bulan puasa lalu. Tapi, kata Euis, pihaknya menanyakan dulu kepada pekerja apakah sanggup mengerjakannya pada bulan puasa. Ternyata mereka menyanggupinya dan bahkan sangat antusian menerima tawaran pekerjaan.

“Malah bukan hanya pekerja, melainkan warga setempat pun turut membantu bergotong royong, termasuk juga aparat desa,” pungkas Euis Naryati.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar