Pemudik Harus Bawa Kartu BPJS

Kota, Korsum
Kartu kepesertaan JKN-BPJS dipastikan harus aktif dan tak bermasalah jika akan digunakan dalam perjalanan mudik. Kartu kepesertaan yang menunggak dan kena denda tidak akan bisa digunakan selama mudik.
Hal tersebut, dikatakan Kepala Unit Hukum Kepatuhan dan Komunikasi Publik BPJS Sumedang, Sugeng Susilo. Layanan kesehatan BPJS masih bisa diakses peserta selama dalam perjalanan mudik. Layanan kesehatan yang bisa digunakan adalah unit gawat darurat di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS dalam pelayanan mudik. Umumnya semua rumah sakit pemerintah sudah bekerja sama dengan BPJS dalam pelayanan mudik. Namun, untuk mengakses unit gawat darurat ini, kartu kepesertaan harus aktif.
“Jadi peserta yang sedang dalam perjalanan atau sedang berada di daerah lain, bukan di alamat tinggalnya, masih bisa mengakses layanan BPJS untuk mendapatkan perawatan kesehatan di IGD rumah sakit,” kata Sugeng, Kamis (15/6).
Pelayanan kesehatan dasar selama mudik atau libur lebaran memang dialihkan ke IGD rumah sakit. Jika biasanya IGD hanya melayani layanan gawat darurat saja, maka selama mudik bisa melayani layanan non gawat darurat dari pasien mana saja dengan syarat kartu kepesertaan BPJS-nya aktif.
Jika tidak aktif, lanjut Sugeng, maka pelayanan BPJS tak berlaku dan pasien dilayani dengan status pasien umum. Di jalur tengah, khususnya di jalur Sumedang, dua rumah sakit bersiap layani kesehatan dasar yaitu RSUD Sumedang dan Rumah Sakit Pakuwon.

Sementara, BPJS juga masih akan mendata puskesmas, klinik dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) lainnya untuk memastikan FKTP mana saja yang buka dan tutup selama cuti bersama lebaran. Menurut Sugeng, bila FKTP-nya tutup, maka peserta bisa mengakses IGD di rumah sakit terdekat meski peserta tersebut tidak sedang mudik.**[Acep Shandi]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar