Rekruitmen Ojek Online Dishub Sebut Tidak Ada Pemberitahuan dari Go-jek

Kota, Korsum
Adanya rekruitmen Go-jek (Ojek Online), di Gedung Insun Medal Sumedang Senin (17/7), diakui tidak ada informasi ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang, selain itu dengan adanya rekrutmen Go-jek tersebut dikhawatirkan memicu terjadinya konflik dengan ojek ataupun angkutan umum lainnya yang sudah ada.
Seperti dikatakan oleh Kepala Bidang Angkutan pada Dishub Sumedang, Aep Saepudin, bahwa pihaknya belum pernah kedatangan ataupun ada pemberitahuan akan adanya rekrutmen Ojek Online dari pihak Go-jek. “Hingga saat ini saya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan dari pihak Go-jek kalau mau ada rekrutmen di Sumedang,” tuturnya, kepada Korsum, di ruang kerjanya, Rabu (19/7).
Ada juga pesan singkat (sms), lanjutnya, yang mengaku dari Go-jek, akan tetapi tidak memberitahu akan mengadakan rekrutmen di Sumedang. “Ada sih sms tapi, isinya hanya memberitahu dari Go-jek, dan isinya juga tidak ngasih tau akan rekrutmen," tuturnya Aep juga mengatakan, walaupun untuk keberadaan ojek itu bukan kewenangannya, akan tetapi pihaknya pernah memfasilitasi untuk di bentuk forum ojek se-Kabupaten Sumedang.
“Ojek sih sebenarnya tidak termasuk angkutan, tapi beberapa waktu ke belakang kita pernah memfasilitasi untuk membentuk forum dan malahan mereka sudah diberikan asuransi yang merupakan amanat dari almarhum bupati H. Endang Sukandar," jelasnya.
Aep juga mengatakan, dengan keberadaan Go-jek dipastikan akan berdampak terhadap ojek dan angkutan yang sudah ada, dan yang lebih di takutkan lagi adanya konflik antara ojek online dengan ojek biasa. "Kalau nanti ada masalah tentu kan kita lagi yang harus bertanggung jawab, dan itu sudah terjadi di beberapa kota lainnya,"ucapnya lagi
Aep berharap, pihak Go-jek bisa berkomunikasi dengan forum ojek dan angkutan lainnya, karena tentunya apabila Go-jek terus berlangusng akan selalu bersentuhan dengan ojek dan angkutan lainnya di lapangan, apalagi informasi yang kita terima rekrutmen Go-jek tersebut menerima pegawai baru dan bukannya memanfaatkan yang sudah ada. "Saya sih berharap ada komunikasi dengan forum ojek, karena ditakutkan terjadinya konflik, apalagi Go-jek kan rekrut anggota baru, bukan memanfaatkan ojek yang sudah lama ada," pungkasnya.

Pantauan Korsum di lapangan, tempat rekrtutmen Go-jek di GIM saat ini sudah tidak ada, dan menurut informasi bahwa tempat rekrutmen tersebut ditutup sementara, karena ada penolakan dari ojek ojek yang ada di Kabupaten Sumedang.**[ Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar