Aktivitas Pembangunan Perumahan Di Desa Margaluyu, Dihentikan Warga


Tanjungsari, Korsum
Aktivitas pembangunan perumahan di Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari dihentikan oleh warga sekitar. Pasalnya, warga merasa tidak menerima kompensasi dari developer atau pengusaha perumahan, serta kebanyakan warga yang paling dekat tidak merasa menandatangani, apalagi tiba tiba kendaraan beko telah di lokasi yang otomatis wargapun merasa terganggu.
“Kendaraan beko sudah empat hari ke lokasi, dan kami mengira ada apa, ternyata akan dibangun perumahan untuk pemerataan lahan, pengerjaan pemerataan lahan oleh beko tersebut dimalam hari, jelas kami merasa terganggu dan kami sebagai warga yang sangat dekat dengan proyek ini merasa tidak menandatangani, lalu bagaimana dengan ijinnya?. Ko bisa keluar ijin pembangunan perumahan tersebut?,” ungkap beberapa warga  yang enggan namanya dikorankan, saat dikonfirmasi Korsum, Rabu (9/8), di kediamannya, yang bersebelahan dengan lokasi perumahan yang akan dibangun.
Malam tadi, katanya, ia mendatangi ke lokasi, warga merasa terganggu dengan bisingnya suara beko, warga mengira ada yang tawuran setelah dilihat keluar ternyata ada aktivitas pengerjaan pemerataan lahan .
“Tolonglah jelaskan dulu ke warga sekitar lebih jauhnya sosialisasikan dulu dong, jangan asal kerja saja, jelas kami merasa terganggu dengan aktivitas itu, sekali lagi kami katakan bahwa kami tidak menandatangani lebih jauhnya menerima kompensasi dari pengusaha perumahannya,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut, wargapun menghentikan aktivitas pembangunan pemerataan lahan yang didampingi oleh Muspika. Dikatakan Camat Tanjungsari, Ida Farida, agar segala bentuk permasalahan di masyarakat harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Kami disini bersama Muspika untuk mengamankan saja, agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, dan kamipun menghimbau kepada pihak pengusaha agar aktivitas pembangunan perumahan itu dihentikan dulu sebelum selesai segala permasalahannya, baik dengan ijin bahkan dengan warga diselesaikan,” tandasnya, saat dikonfirmasi Korsum, Rabu (9/8).
Sementara, Kabid Pelayanan Perijinan PTSP Pada Dinas PMPTSP Kabupaten Sumedang, Dody Yohandi, aktivitas pembangunan perumahan di Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari dihentikan karena ada beberapa permaslaahan di warga yang belum diselesaikan.
“Saya sudah menerima informasi dari bu Camat Tanjungsari bahwa warga sekitar menghentikan pembangunan perumahan tersebut dan Muspika pun ada di lokasi. Terkait permasalahan itu, maka saya memberitahukan kepada pengusahanya agar segera diselesaikan,” jelasnya, saat dikonfirmasi Korsum, Kamis (10/8), di ruang kerjanya.

Sebelumnya, dikonfirmasi Korsum, Rabu (9/8), Kepala Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari, Nunung Kurna Nengsih, sedang tidak ada ditempat, menurut staf Desa Margaluyu bahwa bu Kades sedang tidak ada di kantor desa.**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar