Desa Termuda Genjot Pembangunan


Tanjungkerta, Korsum
Desa Awilega Kecamatan Tanjungkerta merupakan desa termuda di Kabupaten Sumedang. Beberapa tahun lalu, Desa Tanjungmulya dimekarkan menjadi dua desa yakni Desa Awilega. Meskipun desa ini terbilang masih muda, namun dalam bidang seni tak mau ketinggalan desa lain sehingga genjot pembangunan gedung kesenian.
“Warga sangat mendambakan adanya gedung pentas seni dan bangunan serba guna. Kedua pembangunan gedung itu merupakan kebanggaan karena semula desa ini tidak memiliki bangunan kantor. Tapi sekarang telah memiliki bangunan kantor desa yang tidak kalah dengan kantor induk yakni Desa Tanjungmulya,” kata kades Awilega Dasko diruang kerjanya, Rabu (9/8).
Ruang pelayanan publik maupun ruang aparatur desa telah ditata sedemikian rupa sesuai kebutuhan, sementara ruang untuk pentas seni belum ada. Namun lanjut dia, dengan dana bantuan propinsi (Sapras) sekarang sedang dilaksanakan pembangunan ruang lembaga dan Tim PKK dengan ukuran 21 kali 14,5 meter sedangkan gedung pentas seni berukuran 21  kali 10 meter dengan anggaran Rp 150 juta.
Masih ditempat yang sama, Ketua TPK Sarif Hidayat didampingi Herman mengatakan, warga berkeinginan memiliki gedung serba guna termasuk ruang pentas seni yang saat ini sedang proses pengerjaan. Bahkan desa ini juga, telah dilaksanakan infrastruktur pembangunan TPT dan gang-gang menggunakan rabat beton.

“Warga Desa Awilega merasa di anak tirikan Pemda Kabupaten Sumedang, dimana   desa-desa sekitarnya jalan Kabupaten telah di Hotmik, tapi Desa Awilega dibiarkan amburadul. Apakah warga Desa Awilega bukan bagian dari warga masyarakat Kabupaten Sumedang?,” ujar dia dengan nada kesal.**[indang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar