Encep Dipulangkan Lagi ke UPI


Kota, Korsum
Ramai dibicarakan PNS di lingkungan Pemda Sumedang, bahwa Encep Sudirjo Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan, rencananya akan dipulangkan lagi ke tempat asalnya yaitu di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Encep Sudirjo, Ujang Sutisna dan Uus Sundawan didatangkan dari luar untuk diperbantukan di jajaran birokrasi Pemda Sumedang di masa Bupati Ade Irawan.
Kini, Encep Sudirjo yang pertama akan dipulangkan lagi ke tempat asalnya. Namun dalam rencana itu, Pemda seolah ingin Encep cepat hengkang dari lingkungan Pemda Sumedang. Bahkan, pemulangan Encep sangat kental nuansa politik, karena dianggap orangnya mantan Bupati Ade Irawan.
 “Betul saya akan dipulangkan lagi ke UPI, tapi belum ada surat resmi bupati atas pengembalian ke UPI. Pengembalian saya ini, terkesan mendadak karena pihak UPI sudah mengetahui sebelumnya,” kata Encep saat ditemui koran ini, di ruang kerjanya, Rabu (2/8).
Diakui Encep, kontrak kerjanya berbeda dengan Uus Sundawan dan Ujang Sutisna, dimana kontrak kerja kedua pejabat tersebut bisa diperpanjang. Sementara kontrak Kerja Encep, tidak ada batas waktu selama Pemda Sumedang membutuhkan. Jika tidak?, wayahna harus hengkang kembali ke asal.
Atas rencana itu, kepala BKPSDM Endi Ruslan, sudah mendatangi Encep menyatakan bahwa bupati akan mengembalikan lagi ke UPI. Rencana itu tak kuasa ditolak, tapi disayangkan atas dikeluarkanya kebijakan itu karena jabatannya dulu di UPI kini  sudah hilang diambil orang.
“Saya bersedia dipulangkan dengan dua permintaan. Pertama, jadikan saya pimpinan Akper di UPI, karena rencananya Akper akan menjadi bagian UPI. Permintaan kedua, tidak dipulangkan dulu ke UPI sebelum masa jabatan bupati habis 2018. Sebab jika kembali lagi ke UPI harus ada persiapan lagi,  tidak bisa secara sekaligus,” tandasnya.
Namun sepertinya permintaan itu tidak dikabulkan, lanjutnya, sebab secara tiba-tiba ada informasi dari UPI, bahkan pihak UPI sudah mengucapkan selamat akan pulang lagi ke UPI. Otomatis informasi itu kaget, ternyata surat perpindahannya sudah disampaikan ke UPI tanpa sepengetahuan orang yang akan dipulangkannya.
Kontrak Kerja Habis
Kepala BKPSDM Endi Ruslan, saat ditemui, Kamis (3/8), di ruang kerjanya, mengakui atas rencana pengembalian Encep Sudirjo ke UPI. Namun kata dia, tidak ada nuansa politik hanya persiapan masa berakhir kontrak kerjanya di tahun 2018 yang harus diawali proses bersurat karena masa jeda kerjanya habis.
“Masa Kerja Encep itu sudah 5 tahun (2013-2018) terakhir Januari. Sehingga harus persiapan untuk menempatkan dia kembali di UPI. Bupati tidak bisa langsung memberhentikan Encep karena harus berproses surat dulu. Pulangkan Encep itu harus tanya dulu ke UPI, bagaiman mekanismenya,” katanya.
Encep tidak bisa dijadikan Direktur Akper, lanjutnya, karena sudah P3D bahkan akan menyalahi MoU. Rencana pengembalian Encep ke UPI itu bukan karena didepak bupati, tapi kontrak kerjanya akan habis. Sementara ini,  rencana pengembalian Encep itu belum ada jawaban dari pihak UPI.
Disebutkan, kontrak kerja Ujang Sutisna dan Uus Sundawan ada masa kerja, sehingga bisa diperpanjang dua tahun ke depan. Sementara perjanjian kontrak kerja Pemda dengan UPI itu tidak ada aturan main yang mengatur.
“Kontrak kerja Encep selama dibutuhkan. Namun jika Pemda sudah tidak membutuhkan, pulangkan lagi ke UPI. Tapi harus ada proses bersurat, sehingga Encep itu difungsikan kembali di UPI-nya. Di Pemda jabatan stuktural, tapi bila dikembalikan jadi jabatan fungsional yaitu dosen lagi di UPI-nya,” jelasnya.**[yf saefudin]  
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar